Melihat Kreatifitas Sumbul Kembangkan Tungku Super
BERITA TERKAIT

KLATEN - Selama ini Desa Melikan, Kecamatan Wedi dikenal sebagai sentra gerabah. Tapi di tangan Sumbul, 60, warga Dusun Sayangan, Desa Melikan, Kecamatan Wedi tanah liat bisa disulap jadi tungku super. Bagaimana ide pembuatannya?

Siang itu di sebuah rumah sederhana di Dusun Sayangan, Desa Melikan, Kecamatan Wedi,  tampak Sumbul, 60, sedang memproses pembuatan sebuah tungku yang terbuat dari tanah liat. Ia begitu cekatan dalam mengolah tanah liat menjadi tungku dengan sebuah cetakan. Ya, akhir-akhir ini Sumbul banyak mendapat pesanan dari tengkulak untuk pembuatan tungku.

Tungku yang dibuat Sumbul tak sekadar terbuat dari tanah liat. Pada lapisan luarnya dilapisi baja tahan karat atau stainless steel. Bahan tersebut didapatkannya dari Batur Jaya, Kecamatan Ceper. Lapisan ini diklaim membuat tungku terlihat lebih modern.

Diceritakan Sumbul, meski desanya dikenal puluhan tahun sebagai sentra kerajinan gerabah tapi baru 2006 dirinya menggelutinya. Berbagai hiasan dan perkakas rumah tangga sudah banyak dibuatnya dan dipasarkan di berbagai daerah di Indonesia. Hingga akhirnya dikenal sebagai spesialis pembuatan tungku super dengan memiliki pelanggan sendiri.

“Awal pembuatan tungku super ini saat saya ditantang seorang tengkulak yang ingin meniru tungku-tungku yang digunakan di Amerika Serikat. Semula saya diberi contoh untuk bisa menyerupai pembuatan tungku super tersebut. Keyakinan itulah yang membuat saya bisa memproduksinya secara massal,” terang Sumbul, kemarin.

Menurut Sumbul, pembakaran yang dihasilkan menjadi lebih cepat dari tungku biasanya. Perajin juga dituntut mampu menghasilkan tungku super yang punya tata letak lubang udara yang masuk dan keluar secara simetris saat melakukan pembakaran. Hal ini diperoleh melalui cetakan yang dibuat sebelumnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar