Terusik Suara Knalpot, Jukir Ngamuk

SOLO – Hanya gara-gara tidurnya terganggu suara bising knalpot sepeda motor, Febrian Agung Samudro, 23, warga Kampung Kadirejo, RT 01 RW 01, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres memukul kepala Rahmat Somadji menggunakan potongan kayu.

Akibatnya, Rahmat mengalami luka robek dari dahi hingga pipi dan mendapat enam jahitan. Kejadian tersebut bermula saat Febrian yang menjadi jukir di rumah makan kawasan Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, pulang sekitar pukul 22.30 akhir pekan lalu.

Di saat bersamaan, Rahmat, yang baru saja menyewa busana beskap di tetangga Febrian, berniat pulang. Nahas, sepeda motornya mogok. Ketika mesin bisa dihidupkan, raungan knalpot Rahmat rupanya mengganggu tidur Febrian.

“Lagi enak-enak tidur, di samping ada yang ngeleyer-ngleyer (menarik gas sepeda motor,Red). Ya sudah saya langsung keluar dan membawa (potongan, Red) kayu di halaman depan,” jelas Febrian.

Tanpa basa-basi, potongan kayu sepanjang 1 meter tersebut dipukulkan ke kepala Rahmat hingga patah menjadi tiga bagian. Karena takut, Rahmat buru-buru menyelamatkan diri. “Saya baru tahu kalau yang saya pukul tadi lagi memperbaiki motornya. Saya menyesal,” katanya.

Pemukulan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Jebres. “Dari hasil keterangan saksi-saksi dan visum dari rumah sakit, pelaku terbukti melakukan tindak kriminal penganiayaan. Tidak sampai 24 jam kita bekuk dirumahnya,” terang Kapolsek Jebres Kompol Edison Pandjaitan, Rabu (15/2).

Febrian dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara. “Dari hasil penyelidikan, pelaku merupakan residivis kasus jambret dan pencurian. Sudah dua kali dipenjara,” ungkap Edison. (atn/wa)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar