Google Ciptakan Platform Sederhana untuk UKM

SOLO – Usaha kecil dan menengah (UKM) memberi kontribusi cukup besar bagi perekonomian daerah dan nasional. Ketatnya persaingan, termasuk gempuran produk dari luar negeri menuntut pelaku UKM bergerak lebih gesit, salah satunya dengan strategi pemasaran online. Sayang, sejauh ini masih banyak pelaku UMK di Solo dan sekitarnya belum menyentuh pemasaran online.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Surakarta Nur Hayani mengungkapkan, saat ini tercatat 2.955 unit UKM di Solo dan sekitarnya. Pemkot selalu mendorong dan memfasilitasi pelaku UKM untuk lebih aktif berpromosi. “Mereka tidak berjualan di dalam store, tetapi juga kami fasilitasi ikut pameran-pameran,” tutur Nur.

Sementara itu, Head of Corporate Communications Google Indonesia Jason Tedjasukmana mengungkapkan, salah satu kunci menghadapi persaingan yang makin ketat yakni pelaku UKM harus terjun ke dunia online. Bisnis UKM perlu dikenal luas, bahkan hingga di luar Indonesia. Tujuannya, agar motor perekonomian tetap terus bergerak. Di sisi lain, para para pelaku UKM juga akan lebih tertantang untuk menelurkan ide-ide kreatif.

“Kami memahami betul pentingnya UKM bagi pertumbuhan ekonomi. Kami ikut membantu mereka menemukan pasar dan pelanggan baru, mulai Google Bisnisku hingga AdWords Express dan Maps. Kami menciptakan platform sederhana, namun tangguh, yang dapat membantu bisnis tradisional dalam segala ukuran. Termasuk petani untuk sukses di era digital ini,” jelas Jason kepada Jawa Pos Radar Solo.

Head Of SMB Marketing Google Indonesia Fida Heyder menambahkan, potensi pertumbuhan usaha online di Indoensia sangat tinggi. Terbukti pelaku UKM yang telah menerapkan pemasaran online, usahanya mampu tumbuh 80 persen tiap tahun. Sementara UKM yang hanya bermain secara offline, usahanya tumbuh tipis sekitar13 persen di periode yang sama.

“Untuk Solo, hampir 50 UKM sudah masuk Google Bisnisku setiap pekannya. Dan saat ini data masih terus berjalan,” papar Fida.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar