Pemkab Boyolali Bangun Jembatan di Kawasan Perbatasan

BOYOLALI – Meskipun berada di wilayah perbatasan, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali berniat membangun sendiri jembatan Dusun Padokan Wetan, Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak. Jembatan ini merupakan penghubung antara wilayah Boyolali dan Kota Solo. Namun, pembangunannya tak bisa dilakukan pada tahun anggaran ini. Pemkab baru akan menggarkan perbaikan jembatan tersebut pada 2018 mendatang.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang (DPU PR) Boyolali, Nyoto Widodo mengaku telah mengecek kondisi jembatan yang menghubungkan langsung antara Dusun Padokan Wetan dengan Kampung Plelen, Kelurahan Kadipiro, Banjarsari, Solo.

Hasilnya memang cukup memprihatinkan. Kondisi jembatan perlu direhabilitasi. Mengingat tanah pada ujung barat jembatan sisi utara banyak yang longsor. ”Badan jembatan juga sudah tak menyatu lagi dengan pondasinya. Kalau seperti ini, bisa membahayakan pengguna jalan,” beber Nyoto kepada Radar Boyolali.

Diakui Nyoto, jalur alternatif menuju Solo ini memang sangat ramai pengendara. Terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore. Karena memang banyak masyarakat di Kecamatan Ngemplak, Nogosari, hingga Sambi yang menggunakan akses jembatan tersebut menuju Solo. ”Lebih cepat sampai Solo dan kondisi jalannya relatif mudah,” jelas Nyoto.

Setelah mendapatkan laporan mengenai kondisi jembatan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Camat Ngemplak dan Kades Sawahan, serta beberapa pihak terkait. Dari rapat koordinasi itu, diputuskan Pemkab Boyolali yang akan melakukan merehabilitasi jembatan.

Jembatan yang cukup sempit itu nantinya juga akan diperlebar. Sehingga kendaraan roda empat dapat menyebrang dari arah berlawanan. ”Kalau tahun ini belum bisa, tahun depan akan kami bangun,” ujar Nyoto.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa kondisi jembatan penghubung wilayah Boyolali dengan Solo ini terancam putus. Itu terjadi setelah tanah yang berada di ujung barat sisi utara longsor terkikis luapan air anak Sungai Pepe, pekan lalu. Tak hanya mengikis tanah, akibat longsor tersebut, pagar rumah dan akses jalan warga juga amblas. (wid/fer)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar