Kecamatan Banyudono Berlakukan Jam Belajar 18.21

BOYOLALI – Pelajar yang berdomisili di Kecamatan Banyudono, mulai saat ini tidak bisa bebas keluyuran malam hari. Sebab, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Banyudono, mulai menerapkan program gerakan belajar 18.21, kemarin (16/2).

Program ini di-lauching di halaman SMAN 1 Banyudono. Bertujuan untuk menggerakan para pelajar, menggunakan waktu mulai pukul 18.00-21.00 WIB hanya untuk belajar. Selain itu, juga untuk memberikan kesadaran pada orang tua serta masyarakat sekitar akan pentingnya belajar.

Hadir dalam launching ini, seluruh stakeholder, termasuk pengurus PKK di 15 desa yang ada di Banyudono. Antara lain seluruh unsur pemerintahan, mulai dari camat hingga pejabat tingkat RT/RW. Supaya, mereka juga ikut mengawal program ini.

Kepala SMAN 1 Banyudono, Suyanta mengatakan, untuk meningkatkan kualitas peserta didik tak hanya jadi tanggung jawab sekolah saja. Namun juga dibutuhkan kerja sama antara orang tua, lingkungan masyarakat, dan lingkungan sekolah.

”Kalau di sekolah mungkin belajar bisa tertib, tapi kalau di rumah? Makanya kami ingin orang tua dan lingkungan bersama mengawasi para siswa,” kata Suyanta yang juga penggagas gerakan 18.21 ini.

Diakui Yanta saat ini, anak-anak cenderung tidak mau belajar pada jam-jam tersebut. Lebih pilih main gadget, nonton TV, atau main ke luar rumah. Sehingga dengan gerakan belajar 18.21 ini, dapat meningkatkan belajar siswa di rumah. Serta Gerakan ini juga diharapkan bisa mengurangi kenakalan remaja.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar