Kolam Ilegal di Area Situs Sangiran Disoal
BERITA TERKAIT

SRAGEN – Sebuah kolam renang dibangun di area Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran (BPSMPS). Saat petugas mengecek, ternyata kolam renang tersebut belum memiliki izin.

Kasi Trantib Kecamatan Kalijambe Agus Subagyo mengatakan, pihaknya mendampingi dinas penanaman modal dan perizinan terpadu satu pintu (DPMPTSP), satuan polisi pamong praja (Satpol PP) dan pemerintah desa untuk mengecek ke lapangan. Ternyata ditemukan kolam renang dan bangunan bertingkat tidak berizin di kawasan Sangiran.

”Pengecekan dilakukan tadi pagi, bersama dinas terkait, dan setelah di cek pihak pemilik tidak memiliki bukti izin,” terangnnya pada Radar Sragen Kamis (16/2).

Dia menyampaikan, pemilik bangunan tersebut merupakan salah satu oknum guru di Sragen. Pemilik sama sekali belum pernah mengajukan perizinan pembangunan lokasi tersebut. Padahal pihak pemerintah desa berkali-kali mengingatkan hal tersebut.

”Sudah ditangani dan mau tidak mau pembangunan harus berhenti, tapi kolam dan rumah panggung sudah berdiri,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut masalah tersebut, pemkab akan meminta rekomendasi dari  BPSMPS untuk selanjutnya dibahas dalam rapat lingkup Kabupaten Sragen. Selain itu langkah selanjutnya juga harus menunggu terkait hasil dari rekomendasi BPSMPS.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar