Mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar Diperiksa KPK

JawaPos - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memanggil eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Emirsyah Sattar. Emir untuk pertama kalinya dipanggil sebagai tersangka dugaan suap terkait pembelian mesin pesawat Rolls-Royce. 

"Diagendakan diperiksa hari ini untuk pertama kali sebagai tersangka," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (17/2) pagi.

KPK mengumumkan status tersangka Emirsyah pada 19 Januari 2017. Emirsyah diduga menerima suap sebesar Rp 20 miliar terkait pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia.

KPK juga menemukan suap dalam bentuk barang yang diterima Emirsyah Satar senilai USD 2 juta yang tersebar di Singapura dan Indonesia.

Selain Emir, KPK juga menetapkan Beneficial Owner Connaught International Pte. Ltd  yang juga pendiri Mugi Rekso Abadi (MRA) Group Soetikno Soedarjo sebagai tersangka. Diduga, Soetikno menjadi perantara suap Emir dari Rolls-Royce. (Put/jpg)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar