Khitan Lindungi dari Risiko Penyakit

Khitan dari sisi agama selain merupakan ibadah, sementara jika dilihat dari sudut pandang medis, sangat bermanfaat bagi kesehatan. Karena membuang bagian anggota tubuh yang menjadi tempat bersembunyinya kotoran, virus, bakteri, dan bau tidak sedap.

“Manfaatnya sendiri itu banyak. Salah satunya untuk kebersihan organ intim. Kebersihan ini akan sangat bermanfaat untuk melindungi pria dari berbagai penyakit menular dan mematikan,” terang dr Ayuningtyas.

Selain itu, dijelaskan, khitan juga bisa mencegah infeksi. Meski menurutnya, serangan saluran infeksi kemih lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria. Namun, pada pria yang tidak dikhitan akan lebih mudah terinfeksi penyakit ini. Pencegahan penyakit juga menjadi salah satu manfaat positif dari melakukan sunat.

“Laki-laki yang dikhitan itu risiko terkena penyakit seksual menularnya relatif rendah. Misalnya, infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus), yang dapat berujung pada AIDS,” bebernya.

Tidak ada usia pasti untuk melakukan prosesi khitan. Namun, akan lebih baik jika dilakukan pada saat usia 5-12 tahun atau sekitar usia sekolah dasar. Hal itu didasarkan karena pada usia itu lebih mudah untuk dikendalikan dan biasanya pada balita dengan gejala paling sering berupa sulitnya buang air kencing, atau air kencing yang keluar dengan aliran yang kecil dan terasa sakit. 

“Karena pada penderita fimosis sulit membuang air kecil sehingga terjadi buruknya higien di daerah glend penis. Biasanya hal ini yang membahayakan karena bisa terjadi infeksi penis dan kuncup organ intim itu,” ungkapnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar