Bom Panci Tidak Ganggu Kunjungan Raja Arab, Ini Kata Pangkostrad

Jawapos - Panglima Gabungan Pengamanan (Pangkogapam) VVIP, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi menegaskan, ledakan bom panci yang terjadi di Bandung tidak akan mengganggu agenda kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Alsaud beserta rombongannya ke Indonesia yang berlangsung pada 1-9 Maret 2017.

Edy Rahmayadi mengatakan, personel gabungan TNI/Polri sudah mengantisipasi kemungkinan terburuk dalam penyambutan kunjungan raja Arab. "Yang kita dipastikan kalau itu semua sudah kita antisipasi. ‎Perkara dugaan, itulah namanya kita waspada," ujar Edy di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (28/2).

Menurut pria kelahiran, Sabang, Aceh itu personel gabungan sudah mengamankan semua kunjungan Raja Salman berserta rombongan di Indonesia. "Akan tetapi yang di belakang bukan berarti diam. Mereka adalah siaga kapan saja digerakkan itu siap bergerak," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan mengaku pihaknya berhasil melumpuhkan pelaku bom panci di Taman Pandawa Kelurahan Arjuna, Cicendo, Bandung, Senin (27/2).

Di mana pelaku diketahui bernama Yayat Cahdiyat, warga Kp Cukanggenteng RT 003/001 Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Pria kelahiran Purwakarta, 24 Juni 1975 itu berprofesi sebagai penjual bubur sumsum. Pelaku melemparkan bom panci ke Taman Pandawa pada Senin (27/2).

Setelah bom meledak, pelaku berlari ke Kantor Kelurahan Arjuna Cicendo untuk bersembunyi. Aparat keamanan pun langsung melakukan pengepungan di Kantor Kelurahan Arjuna. Merasa terdesak, pelaku akhirnya melepaskan tembakan, sehingga terjadi baku tembak antara pelaku dan polisi.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar