Industri Mabel Bergeliat, Mulai Order ke Luar Kota

SRAGEN – Industri kecil pengolahan mebel di Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe terus berkembang. Saat ini ada sekitar 300 perajin mebel tersebar di Sambirembe. Peminat mebel dari daerah ini juga terus berdatangan.

Menurut salah satu perajin mebel Mustaqim, perkembangan pesat mebel Kalijambe ini terjadi dalam 7 tahun terakhir, sejak dibentuk kelompok paguyuban dan koperasi untuk perajin mebel.

 ”Perkembangan awalnya setelah membentuk kelompok usaha bersama seperti di Dusun Grumbuldowo dan Kaliwuluh di Desa Sambirembe,” terangnya kemarin (8/3).

Setidaknya ada sekitar 1.500 perajin mebel di Kalijambe. Distribusinya mulai merambah sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bahkan juga merambah ke luar pulau Jawa.

”Untuk pembeli biasanya juga ada pengepul yang memesan barang. Namun, sekarang cenderung pembeli datang dan memesan sesuai dengan keinginan. Jadi bentuk dan ukuran mereka yang menentukan,” terangnya.

Termasuk juga urusan bahan baku, dia menyampaikan juga belum ada permasalahan serius. Untuk mendapatkan kayu bisa bekerjasama dengan Perhutani. Selain itu pasokan kayu juga berasal dari berbagai daerah termasuk dari Sulawesi. Warga juga tampak tanggap dengan menanam pohon jati di tanah pekarangan sebagai investasi bahan baku. ”Tegalan di sini banyak yang ditanami jati,” ujarnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar