Tiga PNS di Wonogiri Terseret Pungli

WONOGIRI – Terindikasi terlibat pungutan liar (pungli) program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) 2017 di Kecamatan Tirtomoyo, tiga pegawai negeri sipil (PNS) terancam menerima sanksi. Rekomendasi ini diberikan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Wonogiri kepada Bupati Joko Sutopo.

Namun, para PNS tersebut bisa sedikit lega. Sebab, kasus pungli tersebut tidak akan berlanjut ke proses hukum atas pertimbangan uang hasil pungutan belum digunakan. 

Ketua Pelaksana Saber Pungli Wonogiri Kompol Wawan Purwanto mengatakan tim Saber Pungli mengambil kesimpulan bahwa telah dilakukan perbuatan mengambil pungutan di luar ketentuan dalam pelaksanaan Prona 2017 di empat desa di Kecamatan Tirtomoyo. 

“Kami tidak lanjutkan ke proses hukum dengan pertimbangan bahwa dana yang dipungut dari Prona 2017 belum digunakan. Jumlahnya masih utuh dan disimpan di rekening pokmas masing-masing desa,” kata Kompol Wawan, usai gelar perkara secara tertutup di Posko Saber Pungli di Kompleks Sekretariat Daerah, Kamis kemarin (9/3).

Kemudian uang pungutan setelah digunakan membayar materai, patok dan biaya lain sesuai ketentuan, kelebihannya akan dikembalikan kepada masyarakat pemohon Prona. Rencananya, hari ini uang tersebut sudah bisa dikembalikan ke masyarakat.

“Besok (hari ini) kalau memungkinkan bisa dikembalikan. Pengembaliannya nanti akan disaksikan Kapolsek,” terang Wawan. 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar