TNI Pakai Narkoba Wajib Dipecat!

SRAGEN – Masalah kasus narkoba di Kabupaten Sragen yang tengah menjadi sorotan publik, ternyata dibanjiri kritik dari banyak pihak. Melihat hal ini TNI akan meningkatkan kewaspadaan, dan memperketat anggotanya. Komando Distrik Militer (Kodim) 0725/Sragen akan memecat anggota yang terkena kasus seperti ini dengan cara yang tidak hormat.

Dandim 0725/Sragen, Letnan Kolonel (Letkol) Arh Camas Sigit Prasetyo, menyampaikan pihaknya akan melakukan tes urine kepada anggotanya agar jangan sampai ada yang terlibat menggunakan barang haram tersebut. ”Narkoba ada proses hukumnya, saya selalu ingatkan kepada anggota bahwa narkoba tidak hanya menyasar golongan tertentu saja. Semua golongan bisa saja kena serangan narkoba,” terangnya. 

Dandim baru ini menjelaskan secara intens akan melakukan pemeriksaan anggotanya, khususnya dari Kodim 0725/Sragen. Masalah pemeriksaan narkoba ini sudah dilakukan sejak lama dan akan terus ditingkatkan. ”Sudah disosialisasi dan sudah diperiksa, ada himbauan pun tentu masih mungkin bias terlibat. Apalagi kalau sama sekali tidak diperiksa, tentu bahaya. Oleh karena itu perlu tetap dilakukan pemeriksaan secara intensif,” tandasnya.

Dia menyampaikan sesuai dengan aturan yang berlaku, bahwa jika ada anggota TNI ada yang terlibat memang akan dipecat dengan tidak hormat. ”Mulai yang pemecatan sampai penahanan, aturannya sudah jelas,” tegasnya.

Dia menegaskan Surat telegram Panglima TNI 2016 semakin menegaskan bahwa tentara jangan sampai terlibat narkoba. ”Tentara yang seharusnya menjadi panutan, justru jangan sampai terlibat narkoba,” tuturnya.

Sementara Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso mengakui masih menunggu perkembangan yang ada. Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa hasil tes urine yang dilakukan tim gabungan Polda Jateng dan Polres Sragen (8/3), dua oknum anggota polres setempat dinyatakan positif menggunakan barang haram tersebut.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar