Terkendala Blanko e-KTP, 31 Ribu Masyarakat Andalkan Suket

KARANGANYAR – Sebanyak 31 ribu warga di Kabupaten Karanganyar terpaksa, untuk sementara waktu harus menggunakan surat keterangan (Suket). Surat ini digunakan dalam proses administrasi di sejumlah pemerintah desa maupun kecamatan.

Hal ini muncul karena disebabkan belum adanya kepastian pengiriman blanko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dari pusat ke sejumlah daerah menjadi kendala proses pencetakan e-KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Karanganyar, Suprapto mengungkapkan kendati adanya hal tersebut pihaknya tetap melayani pemohon yang akan melakukan perekaman.

”Sembari menunggu blanko e-KTP, kami tetap melayani warga yang akan melakukan  perekaman,” kata Suprapto kepada Radar Karanganyar kemarin. 

Suprapto mengaku bahwa hingga sekarang pihaknya belum bisa memastikan kapan pengiriman blanko e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) datang. ”Jumlah pemohon e-KTP memang terus datang. Sesuai dengan peraturannya, para pemohon diberikan surat keterangan perekaman sebagai pengganti sementara e-KTP,” ujarnya.

Dijelaskan Suprapto, pihaknya telah berupaya maksimal agar semua warga Karanganyar melakukan rekam data e-KTP. Ia mengaku telah bersinergi dengan seluruh camat, lurah/kepala desa di Kabupaten Karanganyar agar seluruh Ketua RT untuk menyampaikan hal ini kepada warganya. Kepemilikan e-KTP sangat penting, sebagai warga negara yang baik.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar