APBDes Jangan Asal Jadi

SUKOHARJO – Perangkat desa diingatkan untuk menyusun APBDes 2017 secara matang alias tidak asal jadi. Dalam prosesnya harus melibatkan masyarakat sehingga bisa diketahui infrastruktur mana yang diprioritaskan.  

Sekretaris daerah Sukoharjo Agus Santosa mengatakan, butuh perhitungan cermat dan mendetail mengenai program yang akan dilaksanakan tahun ini. ”Perlu pemetaan dan pelibatan masyarakat dalam menentukan program pembangunan infrastruktur. Hal itu penting sebab secara tidak langsung masyarakatlah yang akan menikmati pembangunan tersebut,” papar Agus kepada wartawan kemarin (10/3).

Contohnya, desa yang  ingin membangun saluran lantaran di lingkungan tersebut kerap terjadi banjir dan merugikan warga, maka harus masuk prioritas. Kepala desa (kades) juga diminta aktif memantau proses pembuatan APBDes. Apalagi, dana yang akan diterima tahun ini sangat besar sekitar Rp 1,5 miliar atau naik dibandingkan tahun sebelumnya, sekitar Rp 1,2 miliar.

Dana tersebut bersumber dari dana desa sekitar Rp 700 juta, ADD Rp 400 juta, dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Rp 90 juta. ”Kades bertanggung jawab penuh atas APBDes. Jadi, harus terlibat langsung dan merinci kebutuhan desa,” kata Agus.

Sementara itu, hingga sekarang Pemkab Sukoharjo masih menunggu kejelasan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) penggunaan dana desa dan ADD 2017. Salah satunya berkaitan dengan tahapan proses pencairan, apakah masih menggunakan cara lama atau berubah. (yan/ria)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar