Kiprah Alumni UNS: Nurlaily Prasetyawati, SST., M.Kes

SOLO - Keberadaan Universitas Sebelas Maret (UNS) yang memasuki usia ke-41 tahun, tenyata mampu memberi kenangan tak terlupakan bagi Nurlaily Prasetyawati. Karena sejak kuliah Strata 1 hingga Strata 3 di UNS, seolah sudah menjadi rumah kedua. Termasuk para dosen yang mengampu, sudah seperti orang tua sendiri sekaligus jadi panutan. Bahkan, UNS tak sekadar sebagai sarana untuk menuntut ilmu. Tapi sekaligus untuk mengembangkan karir dan bisnis.

Banyak harapan yang ditujukan bagi kemajuan UNS mendatang. Salah satunya agar UNS bisa menjadi tempat bagi generasi penerus bangsa menuntut ilmu dan mengembangkan wawasan. Sehingga  UNS dapat mencetak generasi penerus bangsa yang hebat, sekaligus membawa nama Indonesia ke kancah Internasional.

“Di sisi lain, UNS harus mampu mengembangkan diri dengan  membawa program studi yang lebih variatif, inovatif dan mampu menjawab tantangan pangsa pasar dunia. Saya juga berharap UNS bisa menjadi nomor satu pada urutan perguruan tinggi di Indonesia,” papar Nurlaily Prasetyawati, SST., M.Kes, kemarin.

Guna lebih bermanfaat bagi masyarakat luas, Lala –sapaan Nurlaily Prasetyawati, saat ini sedang fokus untuk menyelesaikan studi doktor program Kesehatan di UNS. Hal itu sekaligus untuk mengembangkan karir dalam menjalankan usaha yang dikelolanya. Kiprah di bidang akademisi ditunjukkan Lala ketika dirinya menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AAS. Dibawah kepemimpinannya, dia mampu membawa sekolah tersebut meraih hibah PP-PTS dari Kemenristek Dikti. Termasuk hibah penelitian/pengabdian untuk dosen dan mahasiswa.

“Dosen merupakan cita-cita saya, meski basik keilmuan saya kesehatan, khususnya dibidang kebidanan. Selain itu orangtua menginginkan saya bermanfaat untuk orang banyak, terutama orang yang tak mampu,” terang perempuan yang menjadi dosen di STIKES Muhammadiyah Kudus ini.

Diluar bidang akademis, dirinya juga aktif di berbagai wadah organisasi. Aktivitas itu dijalaninya sejak duduk dibangku SMP, dengan menjabat sebagai ketua OSIS, kemudian saat kuliah menjadi ketua BEM hingga mengikuti organisasi internasional maupun organisasi sosial keagamaan.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar