15 Ribu Sapi Indukan Ditargetkan Wajib Bunting di Karanganyar

KARANGANYAR – Kementerian Pertanian (Kementan) memberi target Karanganyar untuk menyukseskan program sapi indukan wajib bunting (siwab) sebanyak 15 ribu ekor sapi. Untuk merealisasikan ini, pemkab terus mengintensifkan sosialisasi ke bawah

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Karanganyar Sumijarto mengungkapkan, saat ini disnakkan sudah menjalankan program tersebut. Saat ini sudah ada seribu populasi sapi di Karanganyar.

“Sejak bulan kemarin kami sudah bergerak cepat dan tim sudah menyelesaikan sekitar ribuan populasi sapi di Karanganyar,” kara Sumijarto.

Sumijarto mengaakui, target untuk identifikasi sapi untuk program siwab tersebut sebanyak 15.800 ekor. Namun untuk pastinya hanya 12.571 ekor sapi yang ditargetkan berhasil. Sedangkan untuk 2.429 masuk ke gangguan reproduksi (ganreb). Siwab ini mencakup dua program utama, yaitu peningkatan populasi melalui inseminasi buatan (IB) dan intensifikasi kawin alam (inka).

Kegiatan identifikasi dengan cara diadakan palpasi rectal dan pemeriksaan kebuntingan. Kalau tidak bunting nanti dicek apakah sapi itu bisa bunting atau tidak. Kalau normal nanti dikawin suntik, kemudian diinseminasi buatan. “Kalau tidak bisa bunting itu masuk ganreb,” jelas Sumijarto.

Ditanya terkait dengan berapa jumlah populasi sapi di Karanganyar. Sumijarto mengaku sampai sejauh ini populasi sapi di Karanganyar mencapai 65 ribu ekor sapi. Harapannya dengan program tersebut nantinya dapat meningkatkan pertumbuhan populasi dan perekonomian warga, khususunya di Kabupaten Karanganyar. (rud/bun)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar