Cegah Massa ke Ibu Kota, Polres Karanganyar Gelar Operasi

KARANGANYAR – Mencegah adanya mobilisasi massa jelang Pilgub DKI Jakarta putaran kedua yang digelar hari ini, Polres Karanganyar mengambil langkah antisipasi. Dengan melakukan operasi gabungan di perbatasan dan pintu masuk wilayah, kemarin (18/4). Dipimpin langsung Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, operasi digelar di depan Mapolsek Jaten.

Sejumlah kendaraan yang masuk dari arah Jawa Timur dan Sragen yang melintas di wilayah tersebut, langsung dilakukan pemeriksaan. Terutama armada bus wisata. Tak hanya itu saja, kendaraan pribadi roda empat juga menjadi sasaran operasi tim gabungan.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, mengungkapkan, kegiatan ini sebagai langkah antisipasi pergerakan massa pendukung Pilgub DKI Jakarta. Sebanyak 180 personel diterjunkan. Lengkap dengan senjata, rompi anti peluru, dan anjing pelacak.

”Operasi ini digelar untuk mencegah adanya dugaan mobilisasi massa yang berasal dari wilayah Jawa Timur dan Jateng yang hendak berangkat ke Jakarta. Kalaupun ada orang yang hendak ke Jakarta dan mendukung pilgub, kami akan larang. Kami pulangkan saat itu juga,” tandas Ade kepada Radar Karanganyar.

Selain melakukan operasi, tim gabungan juga menyosialisasikan maklumat bersama Kapolda Metro Jaya, KPU DKI Jakarta, dan Bawaslu Jakarta. Di mana dalam maklumat tersebut berisi tentang larangan bagi yang melaksanakan mobilisasi massa yang dapat mengintimidasi secara fisik maupun psikis pada tahap pemungutan suara di Pilgub DKI Jakarta putaran kedua.

”Kami akan melakukan segala cara untuk mencegah masyarakat dari Jatim dan Jateng, khususnya di wilayah hukum Kabupaten Karanganyar untuk ikut campur dalam Pilgub DKI,” jelas Ade.

Pantauan Radar Karanganyar, dalam operasi gabungan tersebut, polisi tidak menemui adanya mobilisasi massa. Hanya menemukan banyak pelanggaran. Terkait kelengkapan surat-surat kendaraan. Baik roda dua hingga roda empat. Hingga dilakukan tindakan penilangan. (rud/fer)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar