Ganyang Broker Perekrutan Calon Anggota Polri

KARANGANYAR – Kapolres Karanganyar AKBP, Ade Safari Simanjuntak menegaskan agar seluruh peserta pendaftar calon anggota Polri segera melaporkan jika ada kejanggalan. Terutama jika ada oknum yang bergentayangan dan menjanjikan untuk dapat mengusahakan masuk mejadi anggota Polri dengan embel-embel uang. Tidak hanya kepada peserta, Ade juga menghimbau kepada orang tua peserta.

”Tolong awasi dan waspadai. Kalau ada yang menumpangi pada prekrutan calon anggota Polri. Laporkan saja langsung ke saya. Karena rekrutmen polisi dilakukan dengan tekad clean and clear. Tidak satupun bisa memberikan pertolongan. Kalau ada, itu hanya bohongan. Jangan percaya karena hanya dirinya sendiri yang bisa, dan tentu atas kehendak Tuhan,” kata Ade dalam sambutannya saat Penandatangan Pakta Intregitas di Aula Januraga Polres Karanganyar, Senin (17/4).

Dalam penandatangan yang dilakukan di depan orang tua calon peserta anggota Polri , dan seluruh elemen masyarakat, termasuk LSM, wartawan, wakil kejaksaan negeri, dan pemkab, Ade mengaku sampai saat ini belum ada laporan masuk. Namun pihaknya tidak menutup kemungkinan  nantinya bakal terjadi jika proses sudah berjalan. ”Maka dari itu, dengan ini kita harapkan oknum yang bergentayangan itu agar tidak bermain,” tegas Ade.

Ada 192 pendaftar yang lolos saringan administratif. Yakni 154 putra dan 38 putri. Mereka terdiri dari 15 pendaftar Akpol putra, 5 Akpol putri, 113 Bintara putra, 25 Bintara putri, 13 Bintara khusus teknologi informatika, 21 Tamtama, serta 1 Bintara musik. Sementara peserta yang tidak lolos seleksi ada 24 orang. “12 orang tidak melanjutkan proses pendaftaran dan 12 orang tidak memenuhi syarat,” beber Ade.

Dalam kesempatan itu, orang tua dan seluruh peserta menandatangani perjanjian yang isinya tidak akan melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Serta berupaya mencari koneksi untuk menolong mereka agar bisa diterima menjadi polisi. Jika sampai tertangkap tangan, bersedia didiskualifikasi dan tidak bisa melanjutkan proses rekrutmen polisi. (rud/fer)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar