Kartu Tani Tak Maksimal

KLATEN – Pembeliaan pupuk bersubsidi menggunakan kartu tani sebenarnya sudah mulai diterapkan sejak 1 April lalu. Sayang, tak semua wilayah di Kabupaten Klaten melaksanakan program tersebut. Salah satunya di Kecamatan Jogonalan, diketahui hingga Senin (17/4) kemarin, pembelian masih dilakukan secara manual.

 

Terkait keberadaan kartu tani tersebut, pemilik sebuah Kios Pupuk Lengkap (KLP) di salah satu desa di Kecamatan Jogonalan justru menutup diri. Pemilik yang enggan disebutkan namanya itu mengaku sebenarnya seluruh sarana dan prasarana untuk penggunaan kartu tani pada pembelian pupuk bersubsidi sudah siap, tapi memang belum berjalan sesuai mekanisme.

 

“Sebenarnya sudah siap, tapi penyusunan rencana kebutuhan kelompok (RDK) tani yang belum terdata. Ketika kartu digesek juga tak menampilkan kuota pupuk bersubsidi dari masing-masing petani, sehingga penggunaannya diundur,” ucapnya, Senin (17/4).

 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar