OJK: Usut Tabungan Raib di Bank Jateng

SRAGEN – Berkurangnya uang tabungan milik PNS dinas sosial (dinsos) Sragen yang disimpan di Bank Jateng Cabang Sragen secara misterius, bukan perkara sepele. Sebab itu, polisi diharapkan secepatnya menuntaskan kasus tersebut.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Surakarta Laksono Dwionggo menuturkan, kasus serupa juga pernah di bank-bank lainnya. ”Pihak bank harus bisa membuktikan. Jangan-jangan saudaranya, keluarga (nasabah, Red) atau siapa (yang mengambil uang tabungan, Red). Sebab nasabah sudah merasa kehilangan uang,” jelasnya, Rabu (19/4).

”Beberapa laporan yang masuk ke kami, di mal wilayah Solo, ada (uang tabungan, Red) yang dalam seminggu habis dibelanjakan pihak tidak bertanggung jawab,” imbuh Laksono.

OJK menyarankan agar pihak nasabah dan Bank Jateng Cabang Sragen dapat menyelesaikan kasus tersebut dengan kepala dingin. Selain itu, pihak kepolisian diharapkan bergerak cepat.

”Kalau sudah lapor polisi, ya sudah biar polisi yang memiliki kewenangan. Kita  juga hanya mediasi. Kalau serahkan polisi, kita tunggu saja. Pihak bank pastinya sudah berkoordinasi dengan pihak kantor pusat,” kata Laksono.

Lebih lanjut diterangkannya, jika raibnya uang nasabah dampak dari kesalahan sistem di bank, maka pihak bank berkewajiban mengganti uang yang hilang. Tapi, jika sebaliknya, tabungan berkurang akibat kelalaian nasabah, bank tidak akan mengganti. ”Ini baru kemungkinan. Biar nanti diputuskan pengadilan jika sudah disampaikan pada penegak hukum,” ujarnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar