Tekan Kebocoran, PDAM Sragen Prioritaskan Perbaikan Pipa
BERITA TERKAIT

SRAGEN – Langkah cepat diambil manajemen PDAM Tirto Negoro Sragen guna meningkatkan layanan pelanggan. Salah satunya dengan melakukan perbaikan jaringan saluran PDAM. Rencananya, jaringan pipa yang diperbaiki sepanjang 5.700 meter. Program tersebut menelan anggaran hingga Rp 3 miliar.

Direktur Umum PDAM Sragen Supardi menerangkan, jajarannya tengah menyiapkan perbaikan ribuan meter pipa untuk mengurangi kebocoran di Sragen. Tercatat, kini sudah ada lebih dari 1 juta meter sambungan yang digarap PDAM.

Dikatakannya, sejauh ini tingkat kebocoran mencapai 27 persen. Dengan perbaikan tersebut setidaknya akan mengurangi kebocoran hingga 2 persen. ”Standar nasional kebocorannya sebenarnya 20 persen baru dibilang bagus. Namun rata-rata nasional tingkat kebocoran hingga 37 persen,” ungkap Supardi.

Menurutnya, pipa berbahan asbes sudah puluhan tahun tidak diganti. Padahal umur penggunaan setidaknya sampai 25 tahun. Sekarang ini sudah memasuki usia 34 tahun. ”Selain sudah berpuluh tahun tak diganti, kondisi pipa yang terpasang saat ini yakni dari ACP (asbes) dinilai sangat rentan memicu kebocoran air,” tutur Supardi.

Jaringan pipa yang diganti, sambungnya, berada di sepanjang jalur wilayah kota. Yakni  mulai dari Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan R.A. KArtini, Jalan Setiabudi hingga Jalan Agus Salim. Menurutnya, kondisi pipa ACP di jalur itu sudah terlalu tua, sudah saatnya dilakukan peremajaan. Pipa ACP akan diganti pipa jenis PVC yang berbahan lebih baik dan berdaya tahan lebih kuat.

Selain perbaikan jaringan, kata dia, juga dilakukan langkah antisipasi keluhan warga. Khususnya di kawasan pengguna jaringan dari sumur Kembangan. Seperti di wilayah Bener, Made, Gabus, Kebonromo dan Bantar. ”Jika memang ada keluhan air kotor, memang sebelumnya ada pembersihan filter, namun sudah diatasi,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskannya, pembersihan filter dilakukan secara berkala. Seperti filter baru akan dilakukan sebulan sekali. Namun jika filter lama dilakukan 15 hari sekali. Kebersihan filter juga tergantung kandungan kimia air sumur. (din/mas)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar