Sekda Minta Polemik Pasar Masaran Diakhiri

SRAGEN – Kisruh penempatan pedagang di Pasar Masaran dinilai menguras energi dan waktu. Karena itu, para pedagang diminta duduk bersama dan segera mengakhiri kisruh ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto meminta kepada seluruh pihak terkait, utamanya para pedagang di Pasar Masaran agar tidak memperpanjang persoalan penataan. Menurutnya tidak pantas apabila hanya persoalan penataan pasar saja sampai berkepanjangan dan menguras energi dan waktu.

 ”Persoalan Pasar Masaran ini bisa dibuat panjang, tapi juga bisa dibuat pendek. Karena itu tidak perlu lagi diperpanjang dan mohon diselesaikan segera,” pinta Tatag.

Pihaknya  menyerahkan tanggung jawab kepada dinas perindustian dan perdagangan (disperindag) agar segera menyelesaikan polemik di Pasar Masaran ini. Pedagang diminta menahan diri dan tidak lagi  melakukan aksi di jalanan.

 ”Kejadian ini membuat preseden buruk bagi Sragen. Kami ingin mengembangkan pasar tradisional yang nyaman bagi pedagang dan pembelinya,” ujarnya

Sementara itu terkait tudingan salah satu pedagang bahwa adanya lembaga swadaya masyarakat (LSM) turut campur dalam konflik penempatan pedagang Pasar Masaran semakin memperkeruh situasi, mendapat bantahan dari Forum  Masyarakat Sragen (Formas).

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar