Minim, Kesadaran Peternak Asuransikan Sapi
BERITA TERKAIT

KLATEN – Kesadaran peternak sapi di Kabupaten Klaten untuk mengasuransikan ternaknya melalui program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) ternyata masih rendah. Sejak program yang diluncurkan pemerintah pusat pada 2016 hingga saat ini baru ada 845 ekor sapi betina di Klaten yang terdapaftar dalam program AUTS.

“Sampai bulan Mei baru ada penambahan 20 ekor sapi betina yang masuk asuransi. Jumlah penambahan ini sangat minim. Padahal penambahan sampai akhir tahun ditarget sebanyak 500 ekor sapi betina,” papar Kepala Seksi Pengembangan Usaha Peternakan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Tri Yanto, Kamis (18/5).

Dijelaskan Tri Yanto, minimnya capaian tersebut akibat sejumlah faktor. Salah satunya kesadaran peternak untuk mengasuransikan ternak sapi betina melalui program AUTS yang masih rendah. Padahal populasi sapi betina di Kabupaten Klaten cukup besar yakni mencapai 15 ribu ekor.

Saat ini sudah ada total 845 ekor sapi betina yang merupakan milik dari 35 kelompok peternak sapi yang terdaftar dalam program AUTS. Dari jumlah tersebut sudah ada tujuh ekor yang sudah diklaimkan. Rata-rata nilai yang diklaimkan sebesar Rp 10 juta per ekor.

“Premi asuransi sebesar Rp 200 ribu dan mendapatkan subsidi dari pemerintah sebesar Rp 160 ribu sehingga peternak hanya membayar premi Rp 40 ribu per tahun. Meski nilai preminya hanya Rp 40 ribu per tahun, tapi kenyataannya peternak masih banyak yang enggan mengasuransikan sapinya,” jelasnya.

Menurut Tri, program AUTS tersebut merupakan program dari pemerintah pusat yang bertujuan untuk melindungi sapi betina dari kematian akibat penyakit, kecelakaan dan melahirkan. Diharapkan mampun menekan kerugian yang dialami para peternak sapi.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar