Pasca Diterjang Banjir, Warga Manfaatkan Jembatan Sesek
BERITA TERKAIT

SUKOHARJO – Warga setempat kembali memanfaatkan jembatan sesek yang menghubungkan Desa Tanjung, Kecamatan Nguter dan Desa Lengking, Kecamatan Bulu. Jembatan ini kembali dibangun setelah hanyut awal tahun 2017 lalu. Adanya jembatan tersebut dinilai mempersingkat jarak tempuh antar kecamatan.

 

Kepala Desa Lengking Kecamatan Bulu Mulyanto mengatakan, jembatan sesek dibangun pada Rabu (17/5). Karena jembatan sesek sebelumnya hanyut diterjang banjir. Dan baru dibangun lagi saat ini. Keberadaan jembatan penghubung antar kecamatan itu memang penting sebab sangat membantu aktivitas warga. Adanya jembatan sesek tersebut dapat memangkas waktu atau jarak tempuh warga. Khususnya yang akan pergi ke Sukoharjo. ”Kalau jembatan itu tak ada, mau ke Sukoharjo harus memutar lewat jembatan Banmati atau jembatan Brangkal,” terang dia, kemarin.

 

Dijelaskan Mulyanto, kemungkinan jembatan sesek ini yang terakhir dibangun lantaran ada rencana pembangunan dari Pemkab Sukoharjo. Informasinya akan dibangun jembatan permanen  di lokasi tersebut. Sosialisasi terkait pembangunan itu juga sudah dilakukan oleh DPU Kabupaten Sukoharjo. Terkait rencana tersebut, masyarakat menyambut baik. Sebab jembatan tersebut memang vital bagi warga setempat. ”Kalau dari desainnya, panjang jembatan nanti 125 meter dengan lebar 3,5 meter. Kami mengapresiasi Pemkab Sukoharjo, karena harapan warga agar jembatan dibangun permanen, terwujud,” jelasnya.

 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar