Petani Sambat Sedimentasi, Bupati Jekek Ajak Jaga Hutan

WONOGIRI - Petani Selogiri mengeluhkan sedimentasi Dam Pakis. Akibat sedimentasi ini, air tidak sampai ke hilir sehingga memengaruhi produktivitas panen.

Uneg-uneg ini disampaikan Sujiwo, petani asal Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri dalam sarasehan gugur gunung susuk wangan bersama Bupati Wonogiri Joko Sutopo di Desa Kepatihan, Selogiri, kemarin.

 Salah satu petani setempat Sujiwo mengatakan bahwa aliran air dari Dam Pakis tidak sampai ke hilir. Hal ini disebabkan adanya sedimentasi yang cukup tebal di dam yang dibangun sekitar 1977 itu. 

“Walet (sedimentasi) sudah tebal. Airnya tidak sampai ke bawah. Kalau kemarau juga kering,” kata Sujiwo dalam forum sarasehan itu, Kamis pagi (18/5).

Selain itu, Sujiwo juga meminta saluran pengerasan saluran-saluran irigasi dari Dam Pakis. Selama ini kondisinya bocor dan banyak air yang terbuang.

“Saya berterima kasih dengan dibangunnya dam ini pada 1977 lalu. Petani yang semula panen sekali, sekarang bisa panen dua kali. Tapi kondisi saluran irigasi belum semua dikeraskan, dan kondisinya bocor,” katanya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar