Tindak Tegas Pemecah NKRI

BOYOLALI - Ratusan orang dari‎ berbagai ormas di Boyolali memenuhi Boulevard Soekarno Boyolali kemarin sore. Mereka menuntut pihak kepolisian menindak tegas ‎gerakan yang memecah belah NKRI.

Mereka juga mengecam berbagai aksi persekusi, hatespeech, hingga intoleransi yang belakangan marak terjadi. Dikawal puluhan anggota kepolisian, aksi yang diikuti sekitar 300 massa ini diikuti dari unsur Banser, Ansor, Pemuda Pancasila dan komunitas motor.

Berbagai spanduk dibentangkan berisi kecaman terhadap aksi radikalisme, ekstrimisme, intoleransi hingga persekusi yang saat ini menyeruak ke permukaan. Setelah menyampaikan orasi yang dilakukan di bawah patung Soekarno, aksi diakhiri dengan melakukan doa dan buka bersama. 

Salah satu orator Rubiyanto mengatakan, keutuhan bangsa bukan hanya menjadi urusan kepolisian, tapi ‎menjadi tanggung jawab seluruh elemen negara, termasuk masyarakat. Ia mengingatkan, kebhinekaan harus dijaga dan jangan sampai dirusak. Sebab prinsip tersebut adalah perekat yang selama ini menjadi modal keutuhan NKRI.

“Masyarakat kita dari dulu selalu mengedepankan toleransi. Ini harus selalu dijaga,” katanya berapi-api. 

Berbagai ancaman keutuhan bangsa, seperti terorisme dan separatisme, sebutnya, saat ini bukan isapan jempol belaka. Berkaca dari adanya gerakan elemen ISIS di Filipina, ancaman tersebut menurutnya sudah nyata di depan mata. 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar