Jelang Lebaran, Pemberian THR Disorot

KLATEN – Posko pengaduan terkait tunjangan hari raya (THR) telah dibuka Dinas Perindustrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disperinakertrans) Klaten. Bagi pekerja yang tak mendapatkan THR sesuai ketentuan perundangan dapat melapor ke posko tersebut. Di sisi lain, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Klaten juga melakukan hal serupa dengan membuka posko pengaduan di tiga titik.

 

“Kami bersama tim telah melakukan monitoring pada perusahaan yang diduga menyimpang dari ketentuan dalam pemberian THR. Dimana paling lambat H-7 sudah harus memberikan THR pada karyawannya. Hanya saja masih ada dua perusahaan yang memberikan THR di bawah Upah Minimum Regional (UMR) yang ditetapkan. Karena itu besok (hari ini) kami akan melakukan klarifikasi kepada perusahaan tersebut,” papar Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sukadi, Rabu (14/6).

 

Dijelaskan Sukadi penyimpangan yang dilakukan tak terlalu signifikan. Hanya saja jumlah THR yang diberikan perusahaan tersebut kepada karyawan tak sesuai aturan. Padahal dalam surat edaran (SE) besaran THR minimal satu kali upah per bulan. Namun perusahaan yang bersangkutan tak bisa membayarkan THR secara penuh kepada karyawan.

 

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar