Tim Gabungan di Sukoharjo Masih Temukan Makanan Kedaluwarsa

SUKOHARJO – Produk makanan dan minuman (mamin) menjadi perhatian serius dari Pemkab Sukoharjo jelang Lebaran ini. Sejumlah swalayan dan pasar pun jadi sasaran razia tim gabungan. Hasilnya ditemukan makanan dengan wadah penyok dan kedaluwarsa.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Sukoharjo Sutarmo mengatakan, pihaknya bersama dinas kesehatan dan Polres Sukoharjo menggelar razia rutin ke sejumlah swalayan. Mereka mendatangi swalayan di Sukoharjo kota.

Begitu sampai petugas langsung  menyebar memeriksa semua produk barang, khususnya makanan dan minuman yang dijual. Pertama petugas menemukan wadah penyok. Wadah tersebut langsung diberikan pada petugas untuk dikembalikan pada produsen. ”Temuan baru dan bagus di swalayan ini adalah gula dijual lebih murah dari harga eceran tertinggi (HET). Kalau HET Rp 12.500, di sini dijual Rp 12.250 per kilogram,” katanya.

Selain itu, ada produk makanan oleh-oleh khas berupa bakso goreng sudah kedaluwarsa Mei lalu. Produk tersebut masih terpajang di salah satu rak penjualan dan dijual ke masyarakat. Petugas juga menemukan satu produk nugget di mesin pendingin tidak tertera tanggal kedaluwarsanya. Temuan lainnya berupa satu produk jenang Kudus tanggal kedaluarsanya luntur.

Petugas meminta semua produk makanan yang ditemukan tersebut untuk tidak dipajang. Sebab, berpotensi merugikan masyarakat. Mereka juga langsung mengonfirmasi adanya produk kedaluwarsa kepada manajemen swalayan.

HRD Swalayan Mitra Mardiani mengatakan, produk kedaluwarsa tersebut tinggalan return oleh sales. Dia menduga saat menarik, sales lupa mengambil produk kedaluwarsa tersebut. ”Ini hanya satu, kami selalu mengontrol dengan baik produk kami,” katanya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar