Satgas Pangan di Karanganyar Sita Hati Sapi Busuk

KARANGANYAR – Tim Dinas Perternakan dan Perikanan (Disnakan) Karanganyar dan Satgas Pangan Polres Karanganyar menyita 3 kg hati sapi busuk. Dari salah seorang pedagang daging di Pasar Jungke, Kecamatan Karanganyar, kemarin (15/6). Dikhawatirkan, hati sapi busuk ini bisa membahayakan konsumen saat dimakan.

Saat disita, hati sapi tersebut disimpan dalam freezer atau lemari pendingin. Pedagang daging sempat menolak. Alasannya bakal dimusnahkan sendiri. Namun, tim Disnakan dan Satgas Pangan bersikukuh menyitanya.

”Ya, meskipun tadi pemilik akan memusnahkan atau membuang daging itu, tetapi kami tetap amankan terlebih dahulu. Karena kami tidak ingin terjadi hal-hal yang merugikan konsumen,” terang Joko Mulyono, Dokter Hewan dari Disnakan Karanyanyar kepada Radar Karanganyar.

Dalam sidak kemarin, tim melakukan pengecekan terhadap sejumlah daging yang dijual di Pasar Jungke. Guna mengetahui, apakah kadar air dalam daging tersebut melebihi standar atau tidak. Saat di cek, ada seonggok daging yang ditutup kain. Setelah dibuka, ternyata hati sapi yang menurut pengakuan pedagang bakal dibuang.

”Pengakuan pemiliknya, sudah lima hari di dalam freezer. Karena tidak dijual, maka daging tersebut ditutup dengan kain,” kata Joko.

Tidak hanya Pasar Jungke, tim juga menyisir pedagang daging di sejumlah pasar tradisional. Seperti Pasar Nglano, Karangpandan, dan Pasar Matesih. Sidak dilakukan untuk mengecek kualitas daging yang dijual di pasara. Apakah daging-daging tersebut masih segar dan siap konsumsi atau tidak. Sidak juga memantau peredaran daging gelongongan.

”Tujuannya (sidak) jelas. Mengecek kelayakan daging itu, bisa dikonsumsi atau tidak. Apakah ada yang sudah membusuk, atau ada yang sengaja digelongong untuk menambah berat daging. Karena tujuannya hanya mencari keuntungan bagi penjualnya,” ucap Kepala Disnakan Karanganyar Sumijarto. (rud/fer)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar