Revitalisasi Klewer Sisi Timur Tunggu Pendanaan dari Pusat

SOLO – Belum dipastikan, kapan dimulainya pembangunan Pasar Klewer sisi timur. Mengingat Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta masih meraba-raba sumber anggaran yang akan digunakan. Diperkirakan, pembangunan Pasar Klewer sisi timur menelan anggaran Rp 48 miliar.

Rencananya, pemerintah pusat bakal mengusahakan anggaran dari dana corporate social responsibility (CSR) BUMN. Namun hingga kini, belum satupun BUMN yang disebut namanya. Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta, Budi Yulistianto mengatakan, pemkot masih menunggu informasi dari Kementerian perdagangan (Kemendag) selaku pemilik proyek.

”Ini kan proyeknya Mendag. Kami akan selalu mengingatkan dan melakukan komunikasi dengan Menteri BUMN (Rini Soemarno) terkait masalah ini,” kata Budi kepada Radar Solo, kemarin (16/6).

Sejatinya, pembangunan Pasar Klewer sisi timur bisa dilakukan tahun ini. Dengan catatan keputusan terkait anggaran segera didapat. Pemkot memperkirakan, masa pengerjaan pasar tersebut sekitar lima bulan. Bangunan pasar berupa basement dan semi basement.

Budi menambahkan, desain sebagai acuan pembangunan sudah dibuat beberapa tahun lalu. ”Kalau bisa ya kami dorong tahun ini. Lima bulan saya perkirakan sudah jadi,” imbuhnya.

Jika memang anggaran tidak segera turun, pemkot tidak akan memaksa pemerintah pusat. Hanya saja, pemkot akan mengalihkan konsentrasi ke pembangunan pasar darurat terlebih dahulu. Budi mengatakan, hingga kini belum menentukan lokasi yang akan digunakan sebagai pasar darurat. Namun pemkot sudah memiliki beberapa opsi untuk menempatkan pedagang saat pembangunan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar