11 Penerbangan Bandara Adi Soemarmo Dibatalkan

SOLO – Sedikitnya 11 penerbangan dari dan ke Solo pada H-10 dibatalkan lantaran minim load factor. Meski demikian,  PT Angkasa Pura Bandara Adi Soemarmo memprediksi kenaikan trafik penumpang Lebaran bisa mencapai 37 persen dari tahun lalu.

Untuk rincian pembatalan penerbangan, yakni empat keberangkatan dari Bandara Adi Soemarmo dan tujuh kedatangan. General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Abdullah Usman mengakui terjadi pembatalan dan penundaan sejumlah penerbangan. ”Namun, performa penerbangan pada H-10 Lebaran tahun ini jauh lebih baik ketimbang tahun lalu,” tutur Usman kepada wartawan kemarin (16/6).

Sebab, akumulasi pergerakan penumpang pada 15 Juni terjadi peningkatan sebesar 55 persen dibanding momen sama tahun lalu. Baik itu penumpang datang maupun berangkat. Di mana pada 2016 tercatat  sebanyak 5.512 penumpang. Kemudian, tahun ini sebanyak 7.198 penumpang.

”Peningkatan performa penerbangan terjadi di Bandara Adi Soemarmo karena Bandara Adi Sucipto Jogja sudah penuh dan tidak menerima penerbangan tambahan,” terang Usman.

 

Sementara itu, untuk melayani penumpang mudik dan balik kali ini, Bandara Adi Soemarmo Solo telah melakukan sejumlah persiapan.

Salah satunya mendirikan posko Lebaran mulai Minggu-Selasa (15/6-11/7). Posko ini melibatkan personel dari PT Angkasa Pura, TNI AU, dan kantor kesehatan pelabuhan, dan Polres Boyolali. Usman memprediksi, kenaikan penumpang angkutan Lebaran akan mencapai 37 persen dibandingkan tahun lalu. (gis/ria)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar