Mobil Dinas Pemkab Klaten Boleh untuk Mudik Lebaran

KLATEN – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur melarang mobil dinas digunakan untuk keperluan mudik Lebaran. Ketentuan tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No.87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja. Secara umum penggunaan kendaraan dinas operasional dibatasi pada hari kerja dan digunakan dalam kota saja.

Namun keputusan berbeda diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terkait penggunaan mobil dinas saat Lebaran. Seluruh mobil dinas dapat digunakan untuk mudik tetapi hanya dibatasi di wilayah eks Karesidenan Surakarta saja.

“Tentunya tak boleh digunakan untuk mudik kecuali hanya digunakan di seputar kabupaten-kabupaten di eks Karesidenan Surakarta. Para PNS boleh menggunakan mobil dinasnya untuk mudik. Tapi kalau terjadi sesuatu, seperti kecelakaan maupun rusak harus menggunakan uang pribadi untuk memperbaikinya,” papar Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten, Sri Mulyani, Jumat (16/6).

Nantinya bagi PNS yang membawa mobil dinas untuk mudik harus mengisi surat perjanjian. Diharapkan melalui surat perjanjian tersebut para PNS menaati sejumlah peraturan yang tertuang di dalamnya sehingga tak disalahgunakan.

Hal yang sama dikemukakan Sekda Klaten Jaka Sawaldi, terkait kebijakan mobil dinas untuk mudik masih sama dengan tahun sebelumnya. Kebijakan itu dengan mempertimbangkan mayoritas PNS berdomisili di Klaten.

“Kalau penggunaan mobil dinas seperti itu memang diperbolehkan karena tinggalnya para PNS berada di Klaten dan sekitarnya. Jadi ketika mudik tak akan jauh-jauh. Tapi terkait penggunaan selama mudik baik transportasi BBM dan jika terjadi kerusakan menjadi tanggungan sendiri PNS itu,” tegas Jaka.

Saat ini mobil dinas milik Pemkab Klaten berjumlah sekitar 400 unit dan tersebar di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sedangkan kendaraan roda dua sekitar 1.500 unit. Jumlah itu belum termasuk mobil pengadaan baru pada akhir tahun lalu. Pemkab Klaten melakukan pengadaan kendaraan operasional baru senilai Rp 11 miliar tahun lalu. Terdiri dari 34 unit Toyota jenis Avanza dan tiga minibus Toyota jenis Hiace. (ren/edy)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar