RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Raih Akreditasi Paripurna (2)

WONOGIRI – RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri mengandalkan pelayanan gizi melalui metode edukasi dan konseling. Caranya dengan berdiskusi antara dokter, pasien, dan ahli gizi. Guna mendapatkan solusi gizi yang tepat untuk mengatasi penyakit.

Direktur RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, dr. Setyarini menjelaskan, edukasi yang dimaksud lebih merupakan proses formal. Ditujukan kepada pasien dan keluarga pasien. Diberi pengetahuan yang membantu pasien atau keluarga dalam mengelola atau memodifikasi diet. Harapannya, ada perubahan perilaku secara sukarela untuk menjaga atau meningkatkan kesehatan.

”Kemudian, konseling gizi itu merupakan serangkaian kegiatan komunikasi dua arah yang dilaksanakan tenaga gizi untuk menanamkan dan meningkatkan pengertian, sikap, dan perilaku pasien. Dalam mengenali dan mengatasi masalah gizi. Sehingga pasien dapat memutuskan apa yang akan dilakukannya,” jelas Setyarini kepada Radar Wonogiri.

Menurut Setyarini, kegiatan tersebut didasarkan pada jenis penyakit yang diderita, macam-macam diet yang diberikan, serta mempertimbangkan kemampuan fisiologis tubuh pasien. Dalam menerima makanan dengan metode berdiskusi antara pasien dan ahli gizi untuk mendapatkan solusi tepat. Asupan zat gizi yang tidak sesuai kebutuhan sangat berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit maupun komplikasinya.

Selain itu terdapat kecenderungan peningkatan kasus yang terkait gizi baik, pada individu maupun kelompok. ”Hal ini memerlukan asuhan gizi yang bermutu guna mempertahankan status gizi yang optimal dan untuk mempercepat penyembuhan juga," tuturnya. (kwl/aw/fer)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar