Kemendag Gelar Pasar Murah di Ponpes

SOLO – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar pasar murah di 300 pondok pesantren (Ponpes) se-Indonesia. Tujuan untuk mengendalikan harga barang bahan kebutuhan pokok. Di Solo, pasar murah diresmikan di Ponpes Al-Qur’anyy Az-Zayadiyy Laweyan dan Ponpes Al-Muayyad, kemarin (18/5). Ada sekitar 500 paket yang dijual di pasar murah tersebut.

Pasar murah ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo. Ada dua hal yang menjadi tujuan. Yakni mengendalikan dan menyediakan harga bahan pokok, serta makanan. ”Kemudian yang kedua mengajak pengusaha-pengusaha bekerja sama untuk berbagi bersama dengan masyarakat,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito kepada Radar Solo.

Selama ini, cukup berat tantangan pemerintah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok di bulan Ramadan dan menjelang Lebaran. Mengingat selalu terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan.”Maka dari itu atas petunjuk presiden, ini menjadi amanah bagi kami untuk mengendalikan seluruh harga bahan makanan dan juga mencukupi pasokannya,” jelas Enggartiasto.

Saat ini pasokan barang dan harga di pasaran masih aman. Kemendag memperkirakan ada 70 kota yang harganya fluktuatif. Untuk itu telah ditempatkan 150 petugas, bekerja sama dengan satgas dan dinas perdagangan daerah untuk memantau harga dan ketersediaannya. Jika ditemui ada pasokan yang berkurang, akan segera ditambah lagi.

”Kami bekerja sama dengan bulog dan distributor-distributor untuk berupaya mengendalikannya. Kami juga memantau agar tidak ada spekulasi-spekulasi harga,” tandas Enggartiasto.

Dari laporan yang diterimanya, saat ini pasokan bawang putih menipis. Kemendag telah menyiapkannya dan akan dikirimkan segera. ”Saya perkirakan Senin (hari ini) stok sudah aman,” ucapnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar