Rabu, 21 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Travelling

Sensasi Selfie di atas Bukit Bekas Tambang Era Penjajahan Belanda

Jumat, 09 Mar 2018 19:41 | editor : Fery Ardy Susanto

Wisatawan menaiki tangga menuju puncak Bukit Patrum di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Jumat (9/3).

Wisatawan menaiki tangga menuju puncak Bukit Patrum di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Jumat (9/3). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

KLATEN - Desa Krakitan, Kecamatan Bayat menjadi salah satu Desapolitan yang diresmikan akhir Oktober 2017. Salah satu tempat wisata andalannya, yakni Bukit Patrum di Dusun Mojopereng. Meski baru dibuka lima bulan, tetapi antusias masyarakat untuk berkunjung ke bukit kapur bekas penambangan era penjajahan Belanda ini cukup tinggi.

“Kemarin dari proposal yang kami ajukan ke Pemkab Klaten mencapai Rp 180 juta untuk pengembangan Bukit Patrum. Tetapi hanya turun Rp 80 juta saja. Akan kami manfaatkan secara maksimal untuk mendongkrak kedatangan wisatawan. Anggaran akan kami gunakan untuk memperkuat fasilitas penunjang di objek wisata,” jelas Kepala Desa Krakitan, Nurdin kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (9/3).

Hamparan sawah terlihat dari atas Bukit Patrum.

Hamparan sawah terlihat dari atas Bukit Patrum. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Selengkapnya baca koran Jawa Pos Radar Solo edisi Sabtu, 10 Maret 2018.

(rs/ren/fer/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia