Sabtu, 17 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Sakit Hipertensi, Ditemukan Meninggal di Kebun

Rabu, 14 Mar 2018 20:00 | editor : Fery Ardy Susanto

Polisi di lokasi penemuan mayat Desa Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (14/3).

Polisi di lokasi penemuan mayat Desa Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (14/3). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

WONOGIRI – Penemuan mayat di kebun milik Kadinem warga Desa Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo membuat geger, Rabu (14/3). Hasil identifikasi, mayat tersebut Supriyanto, 50, warga Dusun Tanjung, Desa Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo. 

“Korban ditemukan dalam posisi telentang membujur ke selatan. Telinga kanan mengeluarkan darah,” ujar Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kapolsek Ngadirojo AKP Budiyono.

Menurut kapolsek, Supriyanto sudah sehari tidak pulang ke rumah. “Pada Selasa malam (12/3, Red) istri korban pulang larut malam karena membantu orang hajatan. Lalu pada Rabu pagi (13/3,Red) istrinya mencari korban dan menemukan suaminya sudah dalam keadaan meninggal,” jelas Budiyono kepada Jawa Pos Radar Solo.

Hasil visum et repertum pada mayat Supriyanto tidak ditemukan tanda penganiayaan. Pendarahan pada telinga kanan disebabkan pembuluh darah yang pecah akibat korban terjatuh. “Diduga mengalami hipertensi,” terangnya. Rampung divisum, jasad Supriyanto diserahkan kepada pihak keluarga.

(rs/kwl/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia