Sabtu, 15 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Nasional

Bangun Manusia, Investasi Luar Biasa

22 Mei 2018, 12: 44: 54 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Perayaan Harkitnas Pemprov Jateng dipusatkan di Alun-Alun Kabupaten Purbalingga, Senin (21/5).

Perayaan Harkitnas Pemprov Jateng dipusatkan di Alun-Alun Kabupaten Purbalingga, Senin (21/5). (KOMINFO JATENG)

KONDISI bangsa Indonesia di zaman perjuangan yang dirundung kepapaan namun mampu menghasilkan energi dahsyat dalam meraih kemerdekaan, jadi inspirasi bagi penerus era sekarang. Terlebih, kini kondisi bangsa sudah jauh lebih siap, baik dari segi sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alamnya.

Pesan tersebut diamanatkan oleh Plt Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi saat membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dalam Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-110 Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Alun-Alun Kabupaten Purbalingga, Senin (21/5).

Menyadari pentingnya pembangunan SDM, pada butir kelima Nawacita Kabinet Presiden Joko Widodo mencantumkan visi meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan. Pada awal tahun ini, visi itu mendapat penekanan lebih melalui amanat presiden yang menyatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan pembangunan sumberdaya manusia pada 2019.

“Melalui pembangunan manusia yang terampil dan terdidik, pemerintah ingin meningkatkan daya saing ekonomi, dan secara simultan, meningkatkan kapasitas sumberdaya manusianya,” tuturnya.

Pihaknya yakin, kebangkitan sumberdaya manusia Indonesia secara bersama-sama dan kompak, tanpa terdistriksi godaan-godaan yang kontraproduktif, akan membawa pada kejayaan bangsa. Dan tentu, akan membawa manfaat bagi masing-masing individu.

Heru pun sependapat dengan pesan dari pidato tersebut. Membangun infrastruktur tentu penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi maupun memberikan fasilitas yang baik kepada masyarakat. Namun, pembangunan fisik itu tak cukup apabila tak diiringi dengan pembangunan SDM. 

“Tema Harkitnas tahun ini antara lain menggarisbawahi bahwa membangun infrastruktur itu penting. Tapi tak kalah penting membangun SDM. Diilustrasikan di sana, kalau pembangunan fisik bisa rusak dan runtuh. Tapi kalau membangun manusia, investasi yang luar biasa. Memang tak bisa selesai satu atau dua tahun, tapi harus berkelanjutan,” urai dia.

Mengingat pentingnya pembangunan sumberdaya manusia, Heru pun mengingatkan jika pembangunan itu mesti menjadi visi semua kepala daerah, maupun presiden yang menjabat. Pengalaman dari bangsa-bangsa lain sudah menunjukkan, betapapun sebuah negara kaya dengan sumberdaya alam, apabila sumberdaya manusianya kurang baik, tetap akan terseok-seok menuju kemajuan. (kom)

(rs/bay/fer/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia