Minggu, 16 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Jateng

Tim II KKN Undip Gelar Shodaqoh Sampah

25 Agustus 2018, 17: 10: 59 WIB | editor : Perdana

TURUN KE LAPANGAN: Mahasiswa tim II KKN Universitas Diponegoro Semarang di Desa Api-Api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.

TURUN KE LAPANGAN: Mahasiswa tim II KKN Universitas Diponegoro Semarang di Desa Api-Api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.

PEKALONGAN – Shodaqoh Sampah merupakan sebuah program pengelolaan sampah berdasarkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Salah satu langkahnya sudah dilakukan di Desa Api-Api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, melalui upaya pengurangan limbah sampah.

Program Shodaqoh Sampah ini sendiri dipelopori oleh mahasiswa tim II KKN Universitas Diponegoro (Undip) semarang, yang melibatkan bapak Mahson selaku ketua RT 03 Desa Api-Api, yang membantu mencarikan pengepul yang bersedia membeli sampah plastik.

Kegiatan Shodaqoh Sampah diadakan sebagai edukasi tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan dampak penumpukan sampah bagi kesehatan diri, dan lingkungan. 

Selain itu mahasiswa KKN juga mendampingi perihal pembentukan struktur organsisasi Shodaqoh Sampah, serta diberikannya himbauan untuk mulai membawa sampah plastik dari rumah masing-masing pada pertemuan berikutnya.

Anggota dari program ini sendiri adalah ibu-ibu fatayat yang nantinya akan secara sukarela membawa sampah plastik dari rumahnya masing-masing untuk di shodaqohkan. Nanti uang penjualan tersebut akan masuk ke dalam catatan kas fatayat sebesar 60 %, operasional shodaqoh sampah sebesar 20% dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) sebesar 20%.

Mahasiswa KKN tim II Undip dalam mensukseskan program Shodaqoh Sampah telah melalui beberapa tahap. Yaitu melaksanakan survey tahap satu seputar kebersihan lingkungan di Desa Api-Api pada Kamis, 12 Juli lalu, kemudian survey tahap dua dilakukan melalui wawancara dengan bapak Mahson selaku Ketua RT 03 Desa Api-Api pada Sabtu, 14 Juli 2018. Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan koordinasi dengan ibu Nurhasanah selaku Ketua Fatayat pada Selasa, 17 Juli 2018. 

Tahap berikutnya dilanjutkan pada Jum’at, 20 Juli. Dimana mahasiswa mengikuti kegiatan fatayat yang pertama dan sebatas mengenalkan diri bahwa di Desa Api-Api terdapat mahasiswa KKN yang akan mengabdi selama 42 hari. 

Pertemuan berikutnya yaitu pada Jumat, 27 Juli mahasiswa melakukan pengenalan bahwa Mahasiswa KKN TIM II Undip memiliki program seperti yang telah disebutkan di atas.

Program acara dilanjutkan di pertemuan ketiga, yaitu pada Jumat, 3 Agustus, dimana mereka  melakukan edukasi tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan dampak penumpukan sampah bagi kesehatan diri dan lingkungan. 

Program terakhir (10/8) adalah dimana mahasiswa KKN TIM II Undip mendampingi dalam pembentukan struktur pengurus Shodaqoh Sampah, dan menghimbau kepada semua anggota fatayat agar membawa sampah plastik dari rumah masing-masing pada pertemuan berikutnya sebagai bentuk dari realisasi program tersebut. (sct/nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia