Sabtu, 20 Oct 2018
radarsolo
icon featured
Lifestyle

Rela Tinggalkan Jepang demi Dalami Tari Jawa

Rabu, 26 Sep 2018 21:06 | editor : Fery Ardy Susanto

Yuri Suzuki saat perform di Tokyo, Jepang.

Yuri Suzuki saat perform di Tokyo, Jepang. (DOK.PRIBADI)

SESOSOK wanita berkebaya warna krem nampak serius menyaksikan Tari Bedhaya Anglir Mendung. Di sela peringatan kenaikan takhta Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX di Paringgitan Pura Mangkunegaran, Rabu (19/9) malam. Dia tak lain Yuri Suzuki. Mahasiswa Darmasiswa Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta asal Jepang.

Yuri mulai kesengsem tari Jawa saat nonton pertunjukan tari Jawa di Tokyo, Jepang. Setelah itu, Yuri mulai mencari tahu seluk-beluk tari Jawa. Hingga akhirnya bergabung dengan sanggar tari di Tokyo, Jepang.

Selama bertahun-tahun Yuri mempelajari bermacam tari Jawa. Di antaranya Golek Mugirahayu, Gambyong Pangkur, serta Tarian Putri Rantoyo 1 dan 2.

”Saya ingin lebih menguasai tari Jawa dan mempelajarinya langsung di Kota Solo. Lalu saya putuskan kuliah di ISI Surakarta jurusan tari. Biayanya dari beasiswa KBRI di Jepang,” kata Yuri kepada Jawa Pos Radar Solo.

Bukan perkara mudah mempelajari tari Jawa sambil kuliah di Kota Solo. Karena tak mendapat restu dari ayahnya.

”Ayah inginnya saya fokus bekerja di Jepang. Tapi setelah saya rayu-rayu akhirnya diizinkan dan sampai sekarang ayah justru memberi dukungan agar saya belajar menari,” jelas gadis yang fasih berbahasa Indonesia tersebut.

Selepas kuliah dan memiliki bekal yang cukup, Yuri ingin membuka sanggar tari dan kian mempopulerkan tari Jawa di negara asalnya.

”Saya bertekad belajar tari Jawa langsung di Kota Solo dan mengajarkannya kembali sepulang nanti di Jepang. Sekaligus mengembangkan bakat generasi muda di Jepang,” terangnya.

Sementar itu, Samsuri, Dosen Fakultas Seni Pertunjukan ISI Surakarta menilai Yuri punya bakat menari Jawa.

”Niatnya menguasai dan mendalami tarian Jawa cukup besar,” bebernya. (mg3/mg4/mg5/mg7)

(rs/fer/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia