Rabu, 21 Nov 2018
radarsolo
icon featured
Karanganyar

DPO Narkoba Asal Solo Dikejar

Kamis, 27 Sep 2018 19:00 | editor : Perdana

Foto : Wakapolres Karanganyar saat melakukan pengungkapan kasus penangkapan terhadap pengguna narkotika di wilayah hukum Karanganyar. 

Foto : Wakapolres Karanganyar saat melakukan pengungkapan kasus penangkapan terhadap pengguna narkotika di wilayah hukum Karanganyar.  (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

KARANGANYAR – Satnarkoba Polres Karanganyar saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap salah seorang terduga bandar narkotika jenis sabu-sabu asal Kota Solo bernama Eliza.

Eliza diduga kuat sebagai salah satu bandar atau pemasok barang haram jenis sabu ke sejumlah pemakai yang ada di Kabupaten Karanganyar. Dari hasil operasi anti narkoba (antik) yang digelar oleh jajaran Satnarkoba di tahun 2018, beberapa pemakai sekaligus pengedar yang berhasil ditangkap, menyebutkan barang tersebut berasal dari Eliza.

”Dari hasil pengembangan yang kami lakukan, bersama hasil penyidikan yang telah kita laksanakan terhadap sejumlah tersangka,  yang ada dua nama yakni inisial LZ dan Elisa. Keduanya diduga kuat sebagai bandar dalam peredaran narkotika jenis sabu-sabu yang ada di Karanganyar,” terang Wakapolres Karanganyar Kompol Dyah Wuryaning Hapsari, mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto.

Sementara itu dalam operasi antik yang digelar oleh Satnarkoba Polres Karanganyar, selama dua pekan tersebut. Dyah mengungkapkan, Satnarkoba berhasil mengamankan enam tersangka, yang diduga kuat sebagai pemakai sekaligus pengedar di Bumi Intanpari.

Enam tersangka yang diamankan satnarkoba tersebut diantaranya adalah Indra Tirta, 39, warga Gatak, Sukoharjo yang ditangkap saat mengkonsumsi narkotika di salah satu hotel di wilayah Colomadu,  kemudian tiga orang lainnya adalah Teguh Winoto alias Luwak, 39, warga Sroyo, Jaten, bersama dengan Eko Soegiyanto alias Cendol, 41, warga Kemiri, Kebakaramat, dan Sugiyanto alias Lentot, 35, warga Masaran, Sragen. ketiganya ditangkap oleh tim saat mengonsumsi sabu-sabu dalam kabin truk yang terparkir di salah pabrik di Kebakramat.

Dari hasil penyelidikan, diketahui para tersangka membeli barang haram tersebut secara patungan.

Dari para tersangka, Polres mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 0,18 gram.

Selain itu ada juga nama Martin Prinawan Saputra alias Martin, 28, warga Mojosongo, Jebres, Surakarta yang sebelumnya tertangkap di sebelah SPBU di wilayah Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar.

Dari penangkapan para tersangka tersebut, tim dari satnarkoba berhasil mengamankan seberat 1,86 gram  narkotika jenis sabu, dan sejumlah peralatan bong yang diamakan, beserta sejumlah uang.

”Rata-rata mereka (tersangka-red) mengkonsumi paket kecil dan didapat dengan cara patungan atau membeli sendiri sekitar dengan harga Rp 250.000 sampai dengan Rp 500.000. Modusnya pesan dan membayar dengan menggunakan ATM, kemudian ambil diletakan disuatu tempat,” kata Kasat Narkoba AKP Suharno. (rud/nik)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia