Jumat, 19 Oct 2018
radarsolo
icon featured
Klaten

Atraksi Lumba-Lumba Hadir di Klaten

Jumat, 28 Sep 2018 20:32 | editor : Fery Ardy Susanto

Atraksi lumba-lumba di Lapangan Jokopuring, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara.

Atraksi lumba-lumba di Lapangan Jokopuring, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

KLATEN – Warga Klaten dan sekitarnya dihibur atraksi lumba-lumba dan aneka satwa lainnya. Berlokasi di Lapangan Jokopuring, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara. Atraksi ini hadir 28 September hingga 4 November.

Asisten Manajer Operasional PT. Wersut Seguni Indonesia, Dani Satria selaku penyelenggara menyebut atraksi lumba-lumba hadir selama 38 hari. Satwa lainnya yakni burung kakak tua, berang-berang, dan beruang madu.

”Kami ingin mengenalkan lumba-lumba lebih dekat kepada warga Klaten. Pertunjukan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak lewat tindakan yang dilakukan satwa. Harapannya tidak sekadar hiburan semata, tetapi ada pembelajaran juga,” jelas Dani kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (28/9).

Atraksi digelar setiap hari. Jadwal pertunjukan bisa dipilih sesuai selera pengunjung. Senin-Jumat ada empat kali pertunjukan. Mulai pukul 11.00 WIB, 15.00 WIB, 17.00 WIB, dan 19.30 WIB. Berdurasi sekitar 1 jam.

Khusus Sabtu dan Minggu, digelar enam kali. Mulai pukul 09.00 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB, 15.00 WIB, 17.00 WIB, dan 19.30 WIB. Jadwal tersebut juga berlaku ketika hari libur nasional.

”Harga tiket sangat terjangkau. Mulai Rp 30 ribu per orang di kelas tribun. Tiket VIP Rp 60 ribu per orang. Duduk tepat di pinggir kolam. Sudah pasti pengunjung bakal merasakan sensasi basah dari tingkah lucu dua lumba-lumba kami,” lanjut Dani.

Panitia juga memberi diskon khusus rombongan pelajar. Hanya Rp 25 per orang. Syaratnya, pihak sekolah bisa langsung menghubungi sekretariat di Lapangan Jokopuring.

”Pengunjung yang ingin berfoto dengan lumba-lumba juga kami fasilitasi. Cukup bayar Rp 40 ribu. Foto bisa langsung dicetak,” terangnya.

Eko Pambudi, 45, pengunjung desa setempat antusias dengan atraksi ini. ”Anak-anak ditemani nonton lumba-lumba. Sangat menarik dan atraktif. Bisa jadi sarana edukasi bagi anak-anak,” ujarnya. (adv)

(rs/ren/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia