Kamis, 13 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Awas, Komdis Tengah Sadis

03 Oktober 2018, 16: 30: 59 WIB | editor : Perdana

FANATISME: Euforia suporter Persis Solo saat hendak menukung tim kebanggaannya menjalani laga tandang di laga lanjutan Liga Indonesia

FANATISME: Euforia suporter Persis Solo saat hendak menukung tim kebanggaannya menjalani laga tandang di laga lanjutan Liga Indonesia

SOLO – Persis Solo kembali mendapat sanksi dari Komdis PSSI. Hasil rapat Komdis PSSI, 1 Oktober lalu, ada satu poin uang ditujukan ke Laskar Sambernyawa. Di mana adanya pelemparan botol saat laga Persis di kandang Cilegon United 18 September lalu, membuat Persis dikenakan denda Rp. 37.500.000.

”Menyikapi komdis yang sudah diterbitkan terkait tingkah laku suporter, hari ini (kemarin) kami langsung mengajukan banding. Keputusan tersebut tidak berpihak ke Persis Solo,” terang Sekretaris Persis Solo, Iwan Setiawan.

Soal sanksi ini dirinya menghimbau kedepannya bisa jadi pembelajaran bersama, khususnya para suporter.

”Nominal sanksi ini tentu bukan angka yang sedikit. Kami harap kalau memang cinta dengan Persis, semoga untuk mengantisipasi hal-hal negatif yang bisa mengarah kesanksi,” ucapnya.

Ada 28 poin yang diumumkan oleh komdis PSSI. Yang paling banyak mendapatkan sanksi ternyata adalah kubu Persib Bandung. Kejadian ini berawal dari laga mereka melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung lautan Api yang berakhir denganskor 3-2 (23/9), yang jadi sorotan publik setelah adanya korban meninggal dari kubu suporter Persija jelang laga.

Intimidari suporter, hingga pelanggaran keras pemain  ke lawannya hingga membuahkan kartu kuning juga jadi pembicaraan utama komdis untuk menentukan ringan atau beratnya sanksi.

Karena dianggap adanya intimidasi kepada ofisial Persija pada saat match coordination meeting. Yang paling disorot publik adalah adanya aksi sweeping, hingga pengeroyokan yang membuat  suporter Persija Haringga Sirla tewas. 

Komdis juga menganggap Persib bersalah dan membuat kubu tim ini disanksi menggelar laga home di luar Jawa, tepatnya di Kalimantan hingga kompetisi berakhir. Bahkan denda itu juga akan berjalan hingga setengah musim di kompetisi tahun 2019.

Pelaku pengeroyokan suporter Persija hingga membuat Haringga meregang nyawa di luar stadion juga disanksi larangan menonton pertandingan dalam negeri seumur hidup. Persib juga dipastikan tak boleh dihadiri oleh suporternya baik laga kandang maupun tandang. Di mulai dari sisa Liga 1 2018, hingga pertengahan kompetisi 2019.   

Belum lama ini suporter Persis juga mendapat kritikan dari berbagai pihak. Hal ini muncul setelah terjadinya sebuah penjarahan pada sebuah minimartket di daerah Mangkang Semarang.  Itu dilakukan  usai oknum suporter Persis mengawal tim kebangaannya bertanding melawan Persibat Batang di Stadion Serengat Batang (29/9). (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia