Selasa, 22 Jan 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Masih Berkobar, Perbaikan Pipa Air Dusun Paran Tertunda

05 Oktober 2018, 16: 56: 31 WIB | editor : Perdana

GOTONG ROYONG: Personel dibantu warga menyiapkan perbaikan pipa air yang terbakar kemarin (4/10).

GOTONG ROYONG: Personel dibantu warga menyiapkan perbaikan pipa air yang terbakar kemarin (4/10).

WONOGIRI – Perbaikan pipa saluran air yang terbakar di Dusun Paran, Desa Dawungan, Kecamatan Jatiroto terkendala, Hingga kemarin (4/10) api masih berkobar di dekat sumber mata air. Karena itu, proses perbaikan ditunda.   

Camat Jatiroto Andhika Krisnayana mengatakan, upaya perbaikan pipa terbakar dilakukan personel gabungan TNI, Polri, relawan dan warga setempat. Tim sudah berusaha mencapai lokasi mata air tempat instalasi pipa terbakar. "Rencana hari ini (kemarin) mau diperbaiki, tapi lokasi masih terbakar," katanya.

Enggan pulang tangan kosong, personel dan warga berhasil mengamankan sejumlah pipa yang tidak terbakar. Perbaikan dilanjutkan jika lokasi sudah aman. “Api masih membara tapi jauh dari pemukiman, sekitar dua kilometer," terang camat. 

Menurut Andhika, jarak antara mata air dengan dusun sekitar tiga kilometer. Sedangkan total pipa air bersih yang terbakar sepanjang 300 meter. Pasokan air bersih sudah diupayakan dari PDAM dan pokmas.

Diberitakan sebelumnya, akibat kebakaran hutan dan melelehkan pipa saluran air, sebanyak 30 kepala keluarga (KK) di Dusun Paran, Desa Dawungan, Kecamatan Jatiroto kekurangan air bersih.

Di lokasi lain, kebakaran melanda gudang milik SMPN 3 Wonogiri di Lingkungan Kaloran RT 01 RW 07 Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri, kemarin sekitar pukul 13.30. Gudang berisi bekas peralatan sekolah dan peralatan pramuka sekolah setempat.

"Api menjalar ke bangunan dapur Suparno yang berdekatan dengan lokasi kejadian," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Hariyanto. 

Si jago merah dapat dijinakkan sekitar pukul 14.30 oleh warga dibantu personel TRC BPBD bersama petugas damkar Wonogiri. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan arus pendek lisrik.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka. Kerugian material gudang SMPN 3 Wonogiri dan dapur milik Suparno masing-masing Rp 10 juta,” ucap dia. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia