Senin, 17 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Sepak Bola
Liga Santri Nusantara 2018

WaKil Jawa Tengah Berguguran

07 Oktober 2018, 11: 55: 59 WIB | editor : Perdana

KETAT: Pertandingan semifinal LSN 2018 antara Ponpes Nurul Fajri asal Majalengka (jersey putih) melawan Ponpes Bina Insani Semarang di Stadion Sriwedari.

KETAT: Pertandingan semifinal LSN 2018 antara Ponpes Nurul Fajri asal Majalengka (jersey putih) melawan Ponpes Bina Insani Semarang di Stadion Sriwedari. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Tim sepakbola Ponpes Nurul Fajri asal Majalengka yang jadi wakil Jawa Barat (Jabar) 1, sukses menjegal tim Jawa Tengah 1 di babak semifinal Liga Santri Nusantara (LSN) 2018 babak nasional di Stadion Sriwedari, kemarin. Ponpes Bina Insani Semarang sendiri jadi wakil Tim Jateng 1, yang sayangnya langkah mereka harus terhenti di babak ini, setelah kalah 1-0 dari Jabar 1.

Kekalahan Ponpes Bina Insani Semarang benar-benar cukup dramatis. Bagaimana tidak, mereka kalah begitu tragis setelah kebobolan di menit akhir. Tepatnya di menit ke-70, saat bintang Ponpes Nurul Fajri, Bangkit Mustaqim sukses mencetak gol emasnya.

Umpan croosing dari rekannya di sisi kanan, disambut sundulan kepalanya yang sukses merobek jala gawang lawan.

”Benar-benar menegangkan, dan berakhir dengan membahagiaan. Bersyukur sekali anak-anak bisa menuntaskan laga ini dengan kemenangan. Kami datang sebagai tim debutan di kompetisi ini, namun semangat anak-anak untuk menang benar-benar terlihat. Bersyukur sekali kami diberi rezeki masuk sampai final,” terang Pelatih Ponpes Nurul Fajri, Bara Baskara kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Di partai final, Jabar 1 akan menantang Kalimantan 1, yang tak lain berisikan pemain potensial dari Ponpes Nurul Khairat Al Muhibbin Balikpapan.

Tim ini menang atas Ponpes Birrul Walidain Lombok Utara yang jadi wakil Nusa Tenggara 1. Kemenangan Kalimantan 1 dicetak oleh penalti Suwandi di menit ke-47’, dan Bayu Erlang di menit ke-65’.

”Liga Santri Nasional memang cukup ketat kompetisinya. Banyak muncul pemain potensial di kompetisi ini. dulu jika bicara persaingan, pasti tim dari Jawa yang mendominasi, namun saat ini ternyata klub dari luar Jawa malah memunculkan potensi hebat pemainnya,” terang Koordinator LSN, M Kusnaeni. 

Sementara itu dengan hasil ini, membuat Jateng gagal melaju ke partai puncak. Sebelumnya Ponpes Nurul Hikmah Sragen kalah di babak 8 besar, dan Sofwaniyah FC dari Brebes harus puas terhenti langkahnya di babak 16 besar

Final direncanakan akan digelar sore nanti, dan jika tidak ada halangan Menpora Imam Nahrawi akan hadir di partai puncak di Sriwedari. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia