Jumat, 19 Oct 2018
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Polres Karangayar Buru Sindikat Pengedar Upal

Senin, 08 Oct 2018 19:12 | editor : Perdana

MENGANCAM MASYARAKAT: Polres Karanganyar merilis pengungkapan pelaku peredara uang palsu lintas provinsi, beberapa waktu lalu.

MENGANCAM MASYARAKAT: Polres Karanganyar merilis pengungkapan pelaku peredara uang palsu lintas provinsi, beberapa waktu lalu. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

KARANGANYAR – Meski telah berhasil mengamankan enam tersangka sindikat peredaran uang palsu (upal) antarprovinsi, Satuan Reserse dan Kriminal (Sat reskrim) Polres Karanganyar terus melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku baru, yang diduga sampai saat ini masih melakukan peredaran upal di sejumlah wilayah. Baik itu di Kabupaten Karanganyar maupun hingga sampai ke Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto, melalui Kasatreskrim AKP Anjar Purbo Waskito mengungkapkan, keenam tersangka yang sebelumnya berhasil diamankan, saat ini dalam proses pemberkasan untuk dikirim ke kejaksaan.

Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut, dari keenam tersangka tersebut, pihak kepolisian akhirnya berhasil mengembangkan perkara dan menemukan sejumlah nama yang saat ini masih beroperasi. Khususnya yang melakukan transaksi peredaran upal di wilayah Jawa Timur.

”Ada beberapa nama yang saat ini juga sudah kami buru. Beberapa pelaku sudah kami lakukan penangkapan, dan menunggu nanti hasil penyidikan selanjutnya seperti apa,” terang Kasatreskrim.

Disinggung terkait dengan nama atau inisial sejumlah pelaku yang telah berhasil dilakukan penangkapkan, Kasatreskrim mengaku sampai saat ini pihaknya belum bisa membeberkannya ke publik.

Seperti diketahui sebelumnya, Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto, dalam gelar perkaranya pekan lalu menjelaskan Jajaran dari Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Karanganyar berhasil mengamankan enam orang pelaku.

Diduga mereka adalah jaringan pengedar uang palsu yang beroperasi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Penangkapan ini juga hasil dari laporan dari salah satu warga, yang sebelumnya mendapatkan uang palsu berupa pecahan Rp 100.000 dari salah seorang  pelapor, yakni TCP (19) warga Mojosongo, Solo berjumlah berjumlah 17 lembar. 

Setelah dilakukan investigasi, dan penangkapan akhirnya ada enam tersangka yang diamankan, yakni diantaranya, ST warga asal Suruhkalang, Jaten, Karanganyar, lalu S, warga Medaeng, Bungur, Sidoarjo, Jawa Timur. S tak sendiri, ada empat rekannya yang ikut diamankan, yakni ASHP, 26, warga Bulak, Surabaya, kemudian DHN, 30, warga Bareng, Kabupaten Jombang, lalu BNH, 34, warga Sukorejo, Ponorogo, dan HA, 48, warga Taman, Sidoarjo. (rud/nik)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia