Kamis, 18 Oct 2018
radarsolo
icon featured
Solo

Pemkot Solo Bangun SPBU Pedaringan Tahun Depan

Selasa, 09 Oct 2018 09:55 | editor : Perdana

SEGERA DIBANGUN: Rencana pendirian SPBU Pedaringan diharapkan bisa memberi pemasukan kas daerah.

SEGERA DIBANGUN: Rencana pendirian SPBU Pedaringan diharapkan bisa memberi pemasukan kas daerah. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO - Pemkot Surakarta akan mendirikan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pedaringan tahun depan. SPBU tersebut dipastikan menjual solar subsidi untuk memenuhi kebutuhan truk yang ada di sana.

Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo menyampaikan, seluruh perizinan pendirian SPBU telah komplit. Pemkot juga telah memasang anggaran Rp 12 miliar dalam APBD 2019. Angka sebesar itu lebih dari cukup untuk mendirikan satu SPBU dengan fasilitas lengkap. Mulai dari minimarket, musala, toilet yang representatif hingga rest area.

“Yang masih kita urus adalah permohonan untuk menyediakan solar. Karena lokasinya dekat dengan pedaringan, jadi yang laris ya solar. Sedangkan aturannya SPBU baru tidak boleh menjual solar subsidi. Nanti biar wali kota komunikasi dengan Pertamina,” terangnya, Senin (8/10).

SPBU Pedaringan, lanjut Purnomo, direncanakan memiliki kapasitas tangki pendam 30 ton solar, 30 ton pertamax dan 30 ton pertalite. Jika kembali merujuk aturan, SPBU baru juga tidak diperkenankan menyediakan premium. Namun dia menegaskan akan mencoba meminta dispensasi dari Pertamina agar diberikan kebijakan khusus.

“Kalau ini nggak diperkenankan bakal payah kita. Ada keuntungan tetapi tidak maksimal,” imbuhnya.

Pemkot yakin dengan adanya SPBU yang akan dikelola perushaan daerah PT Aneka Usaha ini dapat berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Solo. Dengan kapasitas tangki pendam yang cukup besar, diperkirakan SPBU tersebut akan memanen keuntungan sebelum tahun kesepuluh.

“Kalau ramai, kita bisa BEP (Break Even Point) nggak sampai segitu. Dengan catatan SPBU nggak punya utang. Kalaupun tidak ramai, kita tidak rugi. Karena bisnis SPBU itu risikonya kecil,” ucapnya.

Purnomo juga memastikan SPBU Pedaringan tidak akan menjadi pesaing SPBU Sekarpace yang berada tidak jauh dari pedaringan. Menurutnya tidak ada SPBU yang tidak laku meskipun lokasinya berdekatan. Hal itu juga disampaikan Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo. Menurut Rudy, SPBU Pedaringan berada di jalan yang berbeda dengan SPBU Sekarpace. “Saya kira masing-masing ada pelanggannya sendiri. Di sana juga pasti ramai,” katanya. (irw/bun)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia