Jumat, 19 Oct 2018
radarsolo
icon featured
Olahraga
Hydro Coco National Futsal Tournament

Kompetisi Futsal Pelajar, Pemenang Akan Ikut Kompetisi di Thailand

Selasa, 09 Oct 2018 11:35 | editor : Perdana

KETAT: Salah satu momen pertandingan Hydro Coco National Futsal Tournament di Sritex Arena Solo (8/10).

KETAT: Salah satu momen pertandingan Hydro Coco National Futsal Tournament di Sritex Arena Solo (8/10). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO – Hydro Coco National Futsal Tournament kembali digelar. Seperti episode sebelumnya kompetisi futsal pelajar SMA/SMK tersebut akhirnya menyambangi Solo, yang digelar di Sritex Arena (8-10/10). Tahun ini tercatat ada 34 peserta meramaikan kejuaraan regional Solo, yang diikuti tim futsal dari Solo, Karanganyar, Sukoharjo, hingga Klaten.

Solo remasuk regional berlabel Silver, yang rencananya juaranya akan akan bersaingan ditingkat regional gold. Yang mana jawara asal regional Solo  akan bertanding di Surabaya akhir Oktober mendatang.

Jika sukses melaju hingga ke partai puncak, tiket menuju babak nasional yang akan digelar di Semarang November mendatang juga terbuka lebar.

”Nantinya, juara nasional akan kita ikutkan dalam sebuah kejuaraan internasional dengan berbagai negara luar lainnya, di Bangkok (Thailand) Desember nanti. Jadi kami mengusung langkah dari babak regional kota, provinsi, nasional, hingga internasional,” terang Iyan Adriyana, Regional Sales and Promotion Manager PT. Kalbe Farma kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Beberapa peserta yang akan ikut serta antara lain adalah SMA Batik 1 Solo, SMAN 1 Sambungmacan,SMAN 1 Bulu, dan SMAN 2 Solo. Pihaknya juga menjelaskan bekerjasama dengan Federasi Futsal Indonesia (FFI).

”Event Hydro Coco ini jadi salah satu rujukan tim talent scouting untuk membentuk Timnas U-18. Rencananya akan dicari beberapa pemain, yang nantinya akan diseleksi oleh pelatih Timnas, di Jogja awal tahun nanti,” ujarnya.

Selain itu pihaknya juga bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), untuk menggelar sosialisasi bahaya narkotika. ”Ketimbang melakukan hal negatif mending bekompetisi di olahraga ini, dan bagi yang tidak main bisa menjadi suporter. Ini kegiatan positif ketimbang melakukan hal negatif seperti menggunakan narkoba dan sejenisnya,” ucapnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia