Sabtu, 20 Oct 2018
radarsolo
icon featured
Boyolali

Puting Beliung Sapu Rumah dan Kios

Selasa, 09 Oct 2018 20:40 | editor : Perdana

BERANTAKAN: Kios di Jalan Kemuning, Kelurahan Banaran, Boyolali disapu puting beliung, Senin (8/10).

BERANTAKAN: Kios di Jalan Kemuning, Kelurahan Banaran, Boyolali disapu puting beliung, Senin (8/10). (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI – Angin puting beliung menyapu 5 rumah dan 4 kios di Jalan Kemuning RT 3 RW 10 Kampung Sidoharjo, Kelurahan Banaran, Boyolali Kota, Senin (8/10) siang. Padahal cuaca saat itu cerah, tak ada mendung tak ada hujan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Parjo, 65, salah seorang pemilik rumah yang tersapu puting beliung mengaku tengah istirahat di dalam. Bersama anak menantunya. Mendadak, terdengar suara bergemuruh mirip mesin pesawat terbang yang melintas di atas rumah.

”Jatung saya seketika berdetak kencang. Saya syok sekali. Tiang-tiang teras dan seng naik-naik. Seperti diangkat-angkat mau terbang,” aku Parjo kepada Jawa Pos Radar Solo.

Hariyani, 50, tetangga Parjo merasakan hal serupa. Dia melihat pusaran angin dibarengi dengan suara bergemuruh yang sangat keras. Atap rumahnya yang terbuat dari seng sudah beterbangan.

”Ya panik sekali. Kalau ada hujan atau mendung, mungkin sudah diprediksi. Tapi tadi (kemarin) panas terik sekali. Tiba-tiba ada angin lesus. Sangat kaget sekali,” ujarnya.

Sugiyarto, 39, warga lainnya mengaku angin puting beliung terbentuk sangat cepat. Hanya dalam hitungan belasan detik saja. Dia juga menyaksikan seng dan genting beterbangaun tersapu angin hingga setinggi belasan meter.

”Genting dan seng terlempar ratusan meter dari lokasi pusaran angin. Pusarannya sangat besar sekali. Diameternya mungkin sekitar 2 meter,” terang Sugiyarto.

Saat dikonformasi, Lurah Banaran, Tulus Raharjo mengaku berbegas menuju lokasi kejadian. Pihaknya langsung melakukan pendataan. Khususnya kerugian materi yang dialami para korban terdampak puting beliung.

Hasil pendataan, lanjut Tulus, segera dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali. Melalui staf Kecamatan Boyolali Kota. Agar dipertimbangkan untuk segera mendapatkan bantuan.

”Ada seorang warga kami yang terluka. Namanya ibu Ngatini. Luka ringan tertimpa asbes yang terbang dari kios di depan rumahnya. Kerugian materi kami taksir sekitar Rp 5 juta,” papar Tulus. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia