Rabu, 19 Dec 2018
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Inilah Manfaat Ulat Sutra, Dari Bahan Kain Sampai Penambah Stamina

09 Oktober 2018, 20: 40: 59 WIB | editor : Perdana

Ulat Sutra

Ulat Sutra

SOLO – Ulat sutra yang biasanya memakan daun murbei kini dibudidayakan dengan memakan daun singkong karet. Kendati daun singkong karet lebih murah, namun ulat tersebut ternyata mampu menghasilkan serat. Jika dipintal ternyata bisa menjadi kain sutra yang kualitasnya sama bagusnya dengan ulat sutra pemakan daun murbei.

Kepompong ulat sutra atau disebut juga kokon, ternyata tengah diupayakan oleh tim peneliti untuk dijadikan komponen utama obat penambah stamina. 

”Kalau untuk membuat benang sutra alami,  kokon atau kepompongnya yang dimanfaatkan.  Sementara ulatnya sendiri ternyata memiliki khasiat yang cukup bnyak karena mengandung protein sangat tinggi. Nilai ekonomis ulat sutra sangat tinggi sehingga kami terus melakukan riset mengenai itu,” kata Peneliti Ulat Sutra, Pramono Hadi kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Pramono menjelaskan ulat sutera pemakan daun singkong itu dikembangkan di Kabupaten Wonogiri. Menurutnya, pengembangan ulat sutera jenis samia cynthia ricini, memiliki nilai yang sangat strategis untuk meningkatkan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Sebab, ulat itu tidak memakan daun murbei seperti ulat sutera biasa. Melainkan mampu memakan daun  singkong karet yang banyak terdapat di Wonogiri.

“Daun singkong karet ternyata lebih bagus ketimbang singkong biasa karena bahan yang dihasilkan lebih tebal dan lebih empuk, meskipun seratnya masih kasar dan belum sehalus yang memakan daun murbei,” bebernya.

Pramono menyebut hasil risetnya terkait ulat sutra akan mengarah pada industrialisasi yang bisa meningkatkan ekonomi daerah. (aya/nik)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia