Sabtu, 20 Oct 2018
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

140.000 Pelajar Dapat Uang Saku

Kamis, 11 Oct 2018 09:10 | editor : Fery Ardy Susanto

Siswa SD mengunjungi sentra pembuatan kue ranjang di kampung Balong, Sudiroprajan, Jebres. Ratusan ribu pelajar di Solo akan mendapat uang saku dari Pemkot Surakarta dan pengusaha.

Siswa SD mengunjungi sentra pembuatan kue ranjang di kampung Balong, Sudiroprajan, Jebres. Ratusan ribu pelajar di Solo akan mendapat uang saku dari Pemkot Surakarta dan pengusaha. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO - Sebanyak 57 pelaku usaha di Kota Solo bakal berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta. Memberi uang saku kepada 140.000 pelajar. Caranya dengan memberi potongan harga saat berbelanja ke toko mereka.

Potongan harga tersebut tidak langsung diberikan kepada siswa saat berbelanja. Melainkan disimpan dalam bentuk Simpanan Pelajar (Sila) Kartu Identitas Anak (KIA). Sila KIA dibuat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surakarta. Sebagai inovasi program KIA yang sebelumnya hanya sebagai kartu identitas.

Sila KIA dilengkapi rekening yang menyediakan dana pendidikan bagi pemilik kartu.

”KIA bisa digunakan untuk sarana menampung pengembalian uang belanja yang diberikan melalui bentuk diskon di 57 mitra KIA. Kemudian dimasukkan dalam buku rekening tabungan anak. Tabungan itu hanya bisa dicairkan saat anak berusia 17 tahun,” terang Kepala Dispendukcapil Surakarta, Suwarta kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (10/10).

Para pemegang kartu identitas itu berhak memperoleh rabat antara 5-50 persen. Untuk pembelian peralatan sekolah, kursus, layanan kesehatan dan olahraga, kuliner, serta wisata di 57 mitra pemkot. Potongan harga diberikan saat pemegang KIA atau keluarga mereka menunjukkan kartu keanggotaan program itu ke kasir.

”Selama ini pengembalian potongan itu masih berbentuk uang tunai. Dikhawatirkan pemanfaatannya belum sesuai harapan pemkot. Karena dipakai untuk keperluan lain,” imbuh Suwarta.

Program Sila KIA rencananya akan diluncurkan 31 Oktober mendatang di Pendapi Gedhe Balai Kota Surakarta. Di lokasi yang sama, juga akan diadakan expo produk mitra KIA. Pemegang Sila KIA dapat langsung bertransaksi dengan kartu yang telah dipegang. Sila KIA akan diberikan kepada 140.000 pelajar di Kota Bengawan.

”Sebagai tahap awal akan kami uji coba di enam sekolah di Solo. Keenam sekolah itu SD Takmirul, SD Muhammadiyah 1, SMP Negeri 9, SMP Pelita Kasih Nusantara, SMP Bintang Laut, dan SMP Negeri 1,” jelasnya.

Wali Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo menegaskan komitmennya untuk memberi jaminan pendidikan kepada masyarakat. Meski nilainya tidak besar, pemkot menganggap program Sila KIA dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pelajar.

”Jadi nanti saat mereka berusia 17 tahun, akan mendapatkan ucapan selamat ulang tahun. Sekaligus diberi KTP (Kartu Tanda Penduduk) dari pemkot,” urai pria berkumis tebal yang akrab disapa Rudy ini.

(rs/irw/fer/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia